Hits: 26

Tasya Hapsari

Pijar, Medan. Di tengah beragamnya pilihan tempat nongkrong di Medan, Maru Bake House hadir dengan pengalaman yang berbeda dan konsep yang tidak biasa. Maru Bake House atau yang akrab dikenal dengan sebutan Maru, sebenarnya merupakan bakery-café yang memadukan bakery, dessert, serta minuman dalam suasana tempat yang bernuansa gua. Tempat ini menawarkan pengalaman bersantai yang tidak hanya mengandalkan cita rasa, melainkan juga keunikan ruangnya.

Maru berlokasi di Ruko The Curves No. 8CC, Medan. Berbeda dari bakery-café pada umumnya, Maru menghadirkan konsep “kafe gua” sebagai salah satu daya tarik utamanya. Terdiri atas dua lantai, memiliki ruangan luar (outdoor) yang tidak begitu luas, dan memiliki dinding bertekstur, bentuk ruang yang organik, serta pencahayaan hangat menciptakan suasana yang nyaman sekaligus artistik. Konsep tersebut memberikan pengalaman menjelajahi ruang dengan suasana yang berbeda.

Lantai 1 Maru Bake House
Penampilan awal masuk ke Maru Bake House di lantai 1
(Fotografer: Tasya Hapsari)

 

Memasuki bagian dalam, pengunjung langsung disambut oleh tata ruang seperti “gua”. Bentuk, tekstur, serta pencahayaan hangat berpadu menciptakan kesan nyaman, sekaligus memberikan karakter kuat pada interiornya. Konsep tersebut menjadi ciri khas Maru yang dikenal dengan sebutan kafe gua, sehingga daya tarik inilah yang membedakannya dari tempat nongkrong lainnya. Konsep bernuansa gua ini juga menjadi bagian utama dari identitas visual, sehingga menjadikan Maru sebagai kafe gua pertama di Kota Medan.

Lantai 2 Maru Bake House
Penampilan ruangan dalam kafe Maru Bake House di lantai 2
(Fotografer: Tasya Hapsari)

 

Keunikan dekorasi Maru membuat berbagai sudutnya memiliki daya tarik visual yang menarik untuk diabadikan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sebuah ruangan khusus, dengan tulisan “Heart of The Cave” pada bagian pintu masuknya. Ruangan tersebut didominasi warna merah bata, sehingga menghadirkan sensasi berada di dalam gua dengan nuansa yang berbeda dan lebih dramatis.

Tampilan ruangan tersebut bahkan sekilas mengingatkan pada Red Valley di Cappadocia, Turki, yang dikenal dengan lanskap bebatuan berwarna merah bata dan merah muda. Keunikan interior tersebut membuat area ini cukup ramai diminati pengunjung, hingga diberlakukan batas waktu bagi mereka yang ingin mengambil foto maupun video di dalamnya.

Spot Foto Maru Bake House
Ruangan unik yang menjadi salah satu spot foto paling diminati
(Fotografer: Tasya Hapsari)

 

Maru memiliki sajian utama pada buku menunya, seperti tiramisu, mochi, donat, donat mochi, cheesecake, hingga dubai chewy mochi yang tersedia dengan harga mulai dari Rp23.000 hingga Rp98.000. Tidak hanya menawarkan rasa, makanan yang disajikan juga memiliki bentuk dan tampilan yang menarik, sehingga menjadi bagian dari pengalaman berkunjung, terutama bagi pengunjung yang gemar mengabadikan kuliner mereka.

Bagi pengunjung yang menginginkan makanan lebih mengenyangkan, tersedia pula sejumlah hidangan gurih, seperti Signature Hamburg yang memadukan nasi dengan daging sapi, Golden Chicken Parm dengan sajian nasi dan daging ayam, serta Donut Sandwich yang menggunakan donat sebagai bagian dari hidangannya. Pilihan tersebut dapat dipadukan dengan minuman seperti matcha dan kopi, sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan untuk menemani waktu bersantai, baik bersama teman maupun pasangan.

Menu Makanan Maru Bake House
Beberapa menu donat dan donat mochi di Maru Bake House
(Fotografer: Tasya Hapsari)

 

Ketika antrean memanjang, pihak kafe menyediakan tenda sebagai tempat menunggu agar pengunjung tetap dapat beristirahat dengan nyaman. Pihak kafe turut membuat sistem yang teregulasi dengan baik untuk para pengunjung makan di tempat maupun yang hanya bawa pulang (take away), sehingga setiap pengunjung dapat merasakan pengalaman yang sama dalam mengambil foto dan video, maupun sekadar merasakan suasana kafe.

Hal itu juga merupakan salah satu alasan mengapa Maru menjadi tempat yang dapat dipertimbangkan bagi masyarakat Medan yang ingin mencoba pengalaman nongkrong berbeda. Bagi mereka yang gemar mengeksplorasi tempat baru, mencari latar foto untuk media sosial, atau yang sekadar penasaran setelah melihat ramainya Maru di media sosial.

Kafe Maru memiliki akun media sosial Instagram dan TikTok dengan nama yang sama, yaitu @marubakehouse.mdn dan buka setiap hari mulai pada pukul 11.00 hingga 22.00 WIB. Konsep kafe yang berbeda dan pilihan menu yang beragam, Maru menghadirkan pengalaman menikmati bakery yang tidak hanya berfokus pada makanan, melainkan juga suasana. Sebuah ruang yang sederhana untuk menikmati waktu dengan sentuhan karakter yang membuat kunjungan terasa lebih berkesan.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment