Hits: 70

Dicky Wahyudi

Untuk wanita yang di dalam namanya tersimpan surga

Mungkinkah kita bisa menulis sebuah cerita?

Cerita yang tak lekang dihapus waktu,

yang tumbuh perlahan, di antara rindu dan restu.

 

Sudah lama aku menanti

Untuk setidaknya jujur dengan rasa cinta ini

Percayalah, aku akan berusaha

Dengan beragam cara yang bisa dan mampu kucoba

Jika kelak kau percaya

Betapa bahagia dan akan kujaga

 

Merdu rintik hujan menemaniku

Saat namamu kutulis di lembar kenangan hidupku

Di antara sunyi malam yang perlahan membeku

Saat ku menunggu pesan singkat darimu

Kutulis kisah yang belum sempat terucap di hadapanmu.

 

Di ujung malam kusadarkan mataku

Ingin bernyanyi dalam sepi yang bisu

Kuceritakan dirimu kepadanya

Kilau cahaya, tuntunlah aku

Agar suatu hari, aku bisa menambatkan hatimu.

 

Mungkin saja kita takkan pernah bersama

Tetapi percayalah, rasa ini akan kukenang selamanya

Sebab cinta ini, meski tak sempat bersua,

Akan kukenang, sebagaimana malam mengenang hujannya.

Kini, di atas mejaku, di antara kertas dan lampu redup yang setia,

Kutulis namamu sekali lagi,

Sebagai pengingat asa berjuang mengajakmu untuk bersama.

 

Leave a comment