Hits: 35
Davva Abror Supriadi / Alfihza Putri Amelia
Pijar, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menghasilkan prestasi yang membanggakan. Pada kali ini, mahasiswa USU berhasil meraih kejuaraan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional 2025 yang digelar di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. Dalam kompetisi tersebut, USU berhasil menempati peringkat ke-6 nasional dan menduduki peringkat tertinggi di wilayah Sumatera.
Dalam kejuaraan tersebut, terdapat empat mahasiswa USU yang berhasil meraih kejuaraan melalui empat kategori, yaitu peringkat pertama dalam kategori Musabaqah Tilawatil Qur’an Putra dan kategori Musabaqah Hifdzil Qur’an Putri. Selain itu, peringkat kedua dalam kategori Musabaqah Tartil Qur’an Putri, serta peringkat ketiga dalam kategori Musabaqah Qiraat Sab’ah Putri.
Wildan Novaili, salah satu mahasiswa USU yang meraih prestasi MTQ 2025 dengan meraih peringkat pertama dalam kategori Tilawatil Qur’an, mengungkapkan dalam mempersiapkan diri dalam kompetisi tersebut, USU memberikan dukungan dalam melakukan pelatihan rutin melalui penyediaan fasilitas pusat pelatihan (training center) di Gedung Student Center. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama empat kali dalam sebulan, dengan menghadirkan pelatih berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
Sementara itu, Khairun Hafiyya, mahasiswa USU yang meraih peringkat ketiga dalam cabang Qira’at Sab’ah, menyebutkan bahwa persiapan lomba dilakukan secara intens dengan melakukan latihan harian dan pembinaan dari pihak kampus. Ia juga mengungkapkan tentang penilaian yang sangat kompleks dalam ajang MTQ Nasional 2025 yang diikutinya.
“Penilaiannya bukan hanya dari suara dan lagu, tetapi juga dari tajwid, fashahah, kaidah bacaan, serta penghayatan terhadap ayat yang dibaca,” jelasnya.
Kedua peserta mengakui bahwa menjaga kondisi fisik dan konsistensi latihan menjadi tantangan utama selama persiapan lomba. Hafiyya menuturkan, bahwa memerlukan kedisiplinan dalam pola makan dan istirahat yang cukup dalam menjaga suara tetap prima. Di lain sisi, Wildan juga menyampaikan, bahwa badan harus tetap bugar di tengah perubahan cuaca, serta padatnya tugas kuliah. Hal tersebut menuntut mereka untuk mampu mengatur waktu dengan baik.
Wildan juga mengungkapkan, bahwa keberhasilannya dalam kejuaraan MTQ Nasional 2025 tidak lepas dari dukungan yang diberikan pihak kampus.
“Kehadiran civitas akademik yang menyaksikan kami tampil, serta memberikan wejangan [saat] makan malam, membuat kami semangat dan berusaha memberikan yang terbaik untuk Universitas Sumatera Utara,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Hafiyya berharap prestasi yang didapatkannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.
“Jangan takut mencoba dan jangan cepat menyerah. Setiap orang punya potensi asal mau berusaha,” tutupnya.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

