Hits: 46

Rifki Partogi Situmorang

Pijar, Medan. Komunitas Rush League menggelar turnamen sepak bola mini perdana yang dilaksanakan di lapangan Atlas Mini Soccer Medan. Kompetisi ini diikuti oleh lima tim yang berasal dari berbagai daerah di Medan pada Minggu (1/6/2025).

Tujuan utama turnamen ini adalah membangun relasi dengan komunitas olahraga yang ada di Medan, sekaligus menjadi ajang unjuk bakat bagi anak-anak muda yang memiliki minat di dunia olahraga, khususnya sepak bola mini. Meskipun sasarannya adalah anak muda, turnamen ini membuka peluang bagi peserta dari berbagai kelompok usia untuk berpartisipasi.

Pendaftaran tim dibuka dari tanggal 1 hingga 29 Mei 2025, dengan sistem pertandingan yang terdiri dari babak penyisihan grup (group stage), semifinal, hingga final. Setiap pertandingan dimainkan dengan durasi 2×7 menit, yang menuntut kerja sama dan strategi matang dari masing-masing tim.

Untuk bisa mengikuti turnamen ini, setiap tim dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp750.000. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini mencapai Rp2.500.000. Selain hadiah utama, para peserta juga memperoleh berbagai manfaat tambahan dari sponsor yang turut mendukung kegiatan ini.

Maulana, salah satu peserta turnamen, menyampaikan antusiasme dirinya yang tetap tertib dan sportif terhadap turnamen ini di tengah panas terik.

“Turnamen ini cukup memuaskan, meskipun agak kesulitan karena cuacanya cukup panas,” ungkapnya.

Rush League Championship menjadi acara olahraga pertama yang diselenggarakan oleh komunitas Rush League. Tak hanya berfokus pada olahraga sepak bola mini, ke depannya Rush League berencana untuk mengadakan berbagai kompetisi olahraga dan e-sport lainnya, seperti Mobile Legends, dan yang lainnya, guna mengakomodasi minat anak muda yang semakin beragam.

Turnamen ini diketuai oleh Afif Khuarizmi Harahap, seorang lulusan S1 Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta yang berasal dari Medan. Afif berharap, turnamen ini menjadi awal yang baik dan akan terus berkembang di masa mendatang.

“Harapannya ini bukan menjadi acara terakhir, ke depannya kami ingin rutin mengadakan turnamen ini dan menjadikannya acara tahunan yang bergengsi, baik bagi saya pribadi, maupun bagi seluruh panitia,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment