Hits: 58

Adelima Patricya

Pijar, Medan. Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kini mempunyai cara baru dan efektif untuk mempromosikan danusan (dana usaha) atau dagangan mereka. Melalui akun Instagram bernama @danusanusu, promosi danusan tidak lagi sebatas pada cerita Instagram atau beranda utama akun pribadi maupun akun organisasi. Akun ini hadir sebagai ruang digital yang menghubungkan mahasiswa penjual danusan dengan calon pembeli lintas fakultas di kampus.

Berawal dari pengalaman pribadi salah satu anggota tim @danusanusu yang kesulitan mencari informasi kegiatan danusan milik mahasiswa USU. Dalam mengatasi kesulitan tersebut, mereka akhirnya tergerak untuk membuat sebuah wadah promosi khusus untuk mahasiswa USU. Tujuannya agar setiap mahasiswa dapat mengetahui informasi seputar danusan di sekitar lingkungan USU secara praktis.

“Awalnya itu karena pengalaman pribadi salah satu tim kami. Waktu itu dia lagi di kampus, ngerasa lapar, tetapi nggak terlalu tertarik makan di kantin. Dia kepikiran cari danusan mahasiswa, tetapi ternyata susah banget nemunya. Dari situ kami mikir, bagaimana kalau semua danusan mahasiswa dikumpulin saja di satu akun?” ucap admin akun @danusanusu.

Sama seperti media promosi pada umumnya, setiap unggahan di akun @danusanusu akan dikenakan tarif iklan. Mulai dari Rp5.000 untuk cerita Instagram, Rp10.000 untuk beranda utama Instagram, dan Rp13.000 untuk beranda utama ditambah cerita Instagram sebagai paket lengkap. Pada saat ini, mereka sedang membuka program “promosi tanpa biaya” untuk semua danusan mahasiswa USU hingga tanggal 18 Juni 2025.

Bagi mahasiswa USU yang tertarik melakukan promosi, dapat mengirimkan selebaran danusan beserta takarir promosi ke bagian pesan langsung Instagram @danusanusu atau nomor WhatsApp yang tertera di riwayat profil Instagram. Selebaran yang dikirimkan tidak boleh mengandung unsur negatif seperti SARA, pornografi, dan lain sebagainya.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 15 unggahan yang telah diunggah, salah satunya adalah selebaran acara ”Margondang Raya” oleh Katha Organizer. Alasan mereka menggunakan jasa promosi @danusanusu ini karena adanya tawaran untuk melakukan mitra media, sehingga tidak adanya pungutan biaya, dan keterlibatan akun Instagram yang cukup tinggi untuk menjadi media promosi.

“Pertama itu karena @danusanusu yang menawarkan pertama kali untuk menjadi media patner dan tidak dipungut biaya sedikit pun. Kemudian, @danusanusu juga memiliki engagement yang lumayan tinggi untuk menjadi media promosi,” ujar Panitia Katha Organizer.

Inisiatif hadirnya akun Instagram ini menunjukkan bahwa mahasiswa USU semakin melek digital dalam membangun usahanya. Selain itu, terdapat respons positif yang diberikan mahasiswa-mahasiswa USU membuktikan bahwa kebutuhan akan wadah ini cukup besar. Tim @danusanusu berharap akun ini dapat terus menjadi media promosi yang aktif bagi mahasiswa USU. Tidak hanya untuk promosi makanan, tetapi juga dalam bentuk jasa lainnya, seperti promosi barang bekas pakai berkualitas, hingga kerja sama antarmahasiswa.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment