Hits: 1

Patrycia Gloryanne Pasaribu

Pijar, Medan. Masyarakat Indonesia saat ini sedang gemar-gemarnya mengamati pertandingan sepak bola, apalagi dengan terlaksananya Kejuaraan Piala Asia U-23 AFC. Partisipasi Timnas Indonesia pada kejuaraan tersebutlah yang membuat masyarakat semakin antusias dan memberikan dukungan bagi Timnas agar mengerahkan yang terbaik demi Indonesia.

Dalam perjuangannya, Timnas Indonesia telah melewati berbagai laga hingga sampai pada perempatan kejuaraan. Segala usaha dan kekuatan dikerahkan oleh tim asuhan Shin Tae-Yong demi memberikan “dupa” yang harum bagi nama Indonesia.

Atas segala jerih payah yang telah mereka berikan, Timnas Indonesia akhirnya sampai pada perempat final dan harus berhadapan dengan Timnas Korea Selatan. Kala itu, seluruh sorot mata yang memandang menjadi saksi bagaimana pertarungan dramatis tersebut terjadi. Ambisi dan jatuh bangun dari kedua belah timnas menunjukkan bagaimana mereka berusaha sekuat mungkin demi pertaruhan nama bangsanya.

Laga tersebut diwarnai dengan dua gol dari Rafael Struick yang menjadi kepakan sayap bagi Timnas Indonesia dalam menampilkan kebolehannya. Tidak lupa juga dengan berbagai aksi heroik dari Ernando Ari Sutaryadi, penjaga gawang Timnas Indonesia yang selalu menjaga pertahanan Indonesia dari serangan Korea Selatan.

Waktu demi waktu telah terlewati, peluit terakhir pun mengudara. Alhasil, sejarah harum pun datang dari Timnas Garuda Muda dalam perempatan Piala Asia U-23 yang terselenggara di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Jumat, 26 April 2024.

Hasil skor akhir dari pertarungan tersebut ialah 11-10, dimana kedua tim harus melewati babak adu penalti setelah meraih skor seri. Pratama Arhan, pemain belakang (bek) bernomor punggung 12 menjadi penentu kemenangan bagi Indonesia setelah tendangannya berhasil merobek pertahanan gawang Korea Selatan.

Rekor baru perolehan Timnas Garuda Muda Indonesia ini tentunya menjadi kebanggaan yang besar bagi bangsa Indonesia. Bukan tanpa alasan, pasalnya Indonesia selalu ditundukkan oleh “taring” Korea Selatan selama tujuh laga pertemuan berturut-turut.

Dilansir dari cnbcindonesia.com, selama tujuh pertemuan tersebut Indonesia telah menelan kekalahan sebanyak 24 gol dari Korea Selatan, tetapi hanya dapat membalas sebanyak 3 gol sebagai perlawanannya. Torehan baru yang diukir oleh Timnas Garuda Muda ialah suatu pencapaian gemilang bagi Indonesia, sekaligus berhasil membawa Indonesia menuju semifinal yang akan mendatang.

Kabar bahwa berhasilnya Timnas Indonesia melewati perempatan kejuaraan dan akan bertarung kembali pada semifinal pun menciptakan banyak respon positif dan suportif dari masyarakat. Satu Nusantara turut merasakan kebahagiaan atas sejarah baru ini, apalagi rasa haru seluruh masyarakat atas kerja keras Timnas Garuda Muda yang membuahkan hasil yang sangat memuaskan.

Selamat bagi Timnas Garuda Muda kebanggaan Indonesia!

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

Leave a comment