Hits: 53
Marcheline Darmawan
Pijar, Medan. Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia (World Heart Day), Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan lari bersama yang bernama USU Fun Run 5K. Acara yang sekaligus merupakan aksi sosial Dies Natalis USU ke-71 tahun ini diadakan di halaman Gedung Rektorat USU pada Kamis, (28/09/2023).
Kategori lari yang diadakan dibagi menjadi dua, yaitu Fun Run 5K atau lari berjarak lima kilometer dan Fun Walk 2K atau jalan bersama sejauh dua kilometer. USU juga menggandeng Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Sumatera Utara, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan, Yayasan Jantung Indonesia (YJI), dan Fakultas Kedokteran USU dalam merayakan Hari Jantung Sedunia.

(Fotografer: Marcheline Darmawan)
Defrianda Pane, Ketua Panitia World Heart Day 2023, mengungkapkan bahwa penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap masalah kesehatan jantung.
“Jadi, ini memang sebuah masalah utama kesehatan di Indonesia yang harus diselesaikan. Dalam satu dekade terkahir, penyebab kematian tertinggi di Indonesia masih diduduki penyakit jantung dan pembuluh darah. Makanya ini menjadi PR dan tugas kita bersama untuk bisa menurunkan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular ini,” jelasnya.

(Fotografer: Marcheline Darmawan)
Segmen acara “Menari”—Meraba Nadi Sendiri adalah cara yang ditujukan agar peserta dapat memeriksa detak jantung secara mandiri, guna mengetahui kondisi jantung. Cara melakukannya dengan meletakkan tiga jari, yaitu jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis ke pergelangan tangan lain dan menghitung detak jantung selama 30 detik. Hasilnya akan dikali dua dan angka tersebut adalah jumlah detak jantung per menit.
“Jadi ini tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bahwa dengan manuver sederhana saja, meraba nadi-nadi halus kita, itu kita bisa memahami sebenarnya kondisi jantung kita baik atau enggak,” jelas Joe, anggota panitia World Heart Day 2023.
“Menari” berhasil memecahkan rekor MURI dengan mengumpulkan 5.897 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengecek detak jantung mereka secara serentak. Acara disiarkan secara langsung dan bersamaan dengan acara Hari Jantung Sedunia serupa oleh Perki di cabang-cabang kota lainnya.
Selain acara lari bersama, kegiatan ini juga diramaikan dengan kegiatan edukasi dan gelar wicara (talkshow) seputar kesehatan jantung.
(Redaktur Tulisan: Hana Anggie)

