Hits: 8
Dwi Harizki
Pijar, Medan. Pada pagi hari ini tepatnya tanggal 23 September pukul 8.00 WIB telah dilaksanakannya acara “Scholarship EXPO: Mentoring Beasiswa Dan Prestasi Part 9” di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Acara yang berlangsung di lantai 2 Aula Utama Kampus 2 UINSU di Jalan William Iskandar. Ini merupakan acara perdana, setelah sebelum-sebelumnya USU berulang kali menjadi tuan rumah dalam perhelatan Mentoring Beasiswa ini.
Mentoring beasiswa ini diisi oleh pemateri yang telah mahir di bidangnya, yaitu ada Ramlan Zuhair Pulungan, S.Ked, Fauza Qadriah. S.H dan juga Andi Pranata, S.SI
Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diikuti oleh seluruh para peserta acara, lalu dilanjutkan dengan pembukaan doa dan kata sambutan oleh Ahmad Aryadi selaku Ketua Panitia acara ini. Acara ini ramai dikunjungi oleh seluruh para mahasiswa dari beberapa Universitas di Sumatera Utara, para pelajar dari sekolah tingkat menegah atas juga turut meramaikan acara ini. Selain itu, para mentor muda turut ambil bagian untuk sekadar berbagi pengalaman-pengalaman mereka.
Acara ini menjadi lebih terhibur dengan adanya kegiatan ice breaking yang dibawakan oleh Albadi Sanjaya, Para peserta diajak untuk melatih konsentrasi mereka oleh pembawa acara yang membuat susasana agar tidak terasa bosan.

(Fotografer: Dwi Harizky)
Ini merupakan Mentoring yang kesembilan kalinya dihadirkan untuk kelas Mentoring Beasiswa. “Kalau tema sih dari satu part ke part lainnya sama tetapi tujuan tetap sama yaitu Beasiswa dan Prestasi.” ungkap Ahmad Aryadi selaku Ketua Panitia.
Pada awalnya, Mentoring ini diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara yang berasal dari Mahasiswa Kedokteran 2013 sebagai pementor utama sekaligus menjadi founder acara ini. “Pada awalnya kami buatnya di USU karena juga acara ini berasal dari USU yang di mana founder-nya itu berasal dari stambuk 2013 yang sekarang sudah lulus dan itulah penemu acara ini gitu,” tambahnya.
Pada acara ini tiket masuk dibagi menjadi 3 kategori yaitu ada bronze, silver, dan gold. Yang membedakannya itu adalah, bronze mendapatkan fasilitas seputar beasiswa, sertifikat, dan mendapatkan posisi duduk di urutan belakang. Silver selain mendapatkan sertifikat juga mendapatkan fasilitas dari pementor, dan kalau gold juga selain sertifikat akan mendapatkan makan siangnya sebagai tambahan, dan untuk ketiga pemegang tiket tersebut akan mendapatkan kotak makan.
Para pementor muda ini akan membantu para peserta dalam mencapai prestasi mereka dalam bentuk follow up sama seperti konsultasi antara mentor muda dengan para peserta. Yaitu dengan cara dibentuk kelompok yang berkisar 8-10 orang dan masing masing kelompok akan mendapatkan mentor muda mereka.
(Redaktur Tulisan: Hidayat Sikumbang)

