Hits: 25
Salwa Salsabila
Pijar, Medan. Badan Wakaf Indonesia (BWI) kembali melangsungkan Wakaf Goes to Campus untuk yang ke-13 kalinya. Sasaran lokasi pada seri Goes to Campus oleh BWI kali ini adalah Sumatra Utara, dengan upacara pembukaan yang dilangsungkan secara resmi di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU) pada Selasa (16/05/2023).
Tujuan diadakannya sosialisasi wakaf melalui program ini adalah sebagai sarana edukasi mengenai informasi seputar program wakaf produktif dan wakaf uang kaum milenial. Tema yang diangkat adalah sosialisasi dan kontribusi wakaf dalam pembangunan Nasional. Kegiatan yang diinisiasi oleh BWI ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor I USU Edy Ikhsan dan Wakil Rektor III USU Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan.

(Fotografer: Sulisintia Harahap)
Poppy menyampaikan bahwa tema dan kegiatan yang diberlangsungkan oleh BWI ini sejurus dengan Gerakan Nasional Uang Wakaf yang digalakkan oleh Presiden pada Januari tahun 2021 lalu.
Melalui kata sambutannya, Poppy memberikan apresiasi dan mengharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini tentunya bermanfaat untuk menambah literasi ya, di masyarakat, di mana mahasiswa merupakan agent of change atau agen perubahan untuk memberikan pemahaman-pemahaman lebih baik kepada masyarakat mengenai wakaf,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Ketua Badan Pelaksana BWI, Mohammad Nuh sekaligus membuka kegiatan Wakaf Goes to Campus secara resmi. Di dalam kegiatan ini pula, pihak BWI dan pihak USU melangsungkan penandatangan kerja sama secara simbolis.
Nuh mengungkapkan bahwa perguruan tinggi memiliki potensi wakaf yang besar. Dari empat perguruan tinggi, BWI telah mengelola sebanyak 700 milyar dana wakaf.
“Tidak bisa dihitung karena sangking banyaknya. Wakaf itu kan, bisa wakaf berupa tanah, itu ada berjuta hektar. Tapi ada juga wakaf uang yang kalo dikali akan dahsyat luar biasa. Sekarang yang dikelola oleh BWI itu saja baru sekitar 700 milyar dari empat perguruan tinggi. Padahal perguruan tinggi kita jumlahnya ribuan,” jelasnya.
Sebelum memberlangsungkan lokakarya yang membahas mengenai kontribusi waakf dalam pembangunan nasional, BWI juga turut melantik Duta Wakaf Sumatra Utara yang tersebar dari seluruh Universitas di Sumatra Utara.
(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

