Hits: 156

Marcheline Darmawan / Shilva Devira

Pijar, Medan. Hari Deepavali atau Diwali merupakan salah satu perayaan paling penting di India. Perayaan yang dikenal juga dengan festival cahaya ini dirayakan oleh umat Hindu dan beberapa agama atau kepercayaan lainnya di seluruh penjuru dunia.

Penetapan perayaan festival ini disesuaikan dengan penanggalan kalender Lunar Hindu sehingga perayaan Deepavali jatuh di tanggal yang berbeda setiap tahunnya. Biasanya festival ini dirayakan antara akhir bulan Oktober dan November, dan tahun ini puncak perayaan Deepavali jatuh pada tanggal 4 November 2021.

Ada beberapa kisah legendaris di balik festival cahaya ini dalam kepercayaan Hindu, seperti kisah kembalinya Dewa Rama ke Ayodhya setelah mengalahkan Ravana dan menyelesaikan masa pengasingannya selama 14 tahun, saat itu orang-orang di kotanya menyalakan lampu tanah liat di semua rumah mereka, sehingga menerangi jalan saat ia menuju takhtanya.

Selain itu, beberapa orang meyakini perayaan ini sebagai bentuk penghormatan kepada Dewi Lakshmi, dewi kemakmuran. Dengan menyalakan lampu di rumah sesuai kepercayaan bahwa beliau akan hadir dan memberkati rumah dan orang yang tinggal di sana.

Perayaan ini diramaikan dengan berbagai sumber penerangan dari lampu tradisional, lampu warna-warni, lampion, lilin, bahkan kembang api. (Sumber Foto : instagram.com)

Lampu tanah liat yang menerangi rumah saat Deepavali menjadi alasan mengapa perayaan ini dikenal dengan sebutan “Festival Cahaya”. Makna yang lebih mendalam dari perayaan ini yaitu melambangkan kemenangan terang (baik) atas kegelapan (jahat), dan lampu yang dinyalakan melambangkan perayaan serta harapan umat manusia.

Sesuai tradisi dalam agama Hindu, biasanya saat menyambut perayaan ini, orang-orang akan bangun pagi untuk mempersiapkan diri. Pertama-tama, mereka akan melakukan mandi minyak herbal khusus, yang dimaksudkan untuk merepresentasikan pembersihan dosa masa lalu seseorang. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang diadakan di rumah, dan juga di kuil setempat untuk ritual tambahan.

Deepavali dirayakan dengan sangat meriah, memuja Dewa Dewi, berkumpul bersama dengan keluarga, pesta kembang api, lampu-lampu di jalan, berbagai manisan, rumah yang didekorasi dengan rangoli yaitu desain lantai sementara yang terbuat dari beras yang diwarnai dan bubuk warna-warni menjadi hal yang ditunggu-tunggu dalam Deepavali. Festival ini masih sangat dilestarikan dan dijaga tradisinya hingga kini dan menjadi perayaan yang sangat ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

(Redaktur Tulisan: Tasya Azzahra)

Leave a comment