Suryani Agata Sitanggang

Pijar, Medan. Kita sebagai warga Indonesia, dapat kembali berbangga melihat adanya pemuda asal Indonesia yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kali ini kabar gembira itu berasal dari industri musik, tiga pemuda asal Indonesia yaitu Rapper Rich Brian, NIKI, dan pendatang baru Warren Hue mengeluarkan lagu hasil kolaborasi mereka berjudul California.

Rapper Rich Brian, memiliki nama asli Brian Imanuel Soewarno, kini berusia 21 tahun. Jika menilik dari Wikipedia, ia adalah seorang penyanyi rap, produser rekaman, dan penulis lagu. Pada tahun 2017 berhasil memenangkan penghargaan Indonesia Choice Award. Kemudian, NIKI dengan nama kelahiran Nicole Zefanya, kini berusia 22 tahun. Ia adalah seorang musisi, penulis lagu, dan produser rekaman. Terakhir ada pendatang baru bernama Waren Hue, dengan nama panggung Warrenisyellow, kini berusia 18 tahun. Ia merupakan musisi keempat dari Indonesia yang bergabung dengan label musik asal Amerika Serikat, 88rising.

Secara garis besar, lagu California mengisahkan tentang mimpi anak-anak Indonesia yang menjadi kenyataan. Anak-anak Indonesia yang dimaksud adalah mereka bertiga yang memutuskan menekuni karir bermusik di Amerika Serikat. Lagu ini juga mengandung begitu banyak makna tersirat untuk anak-anak Indonesia agar tetap semangat meraih mimpi-mimpinya.

“Apakah itu akting, menjadi ilmuwan, atau arsitek, atau keduanya, semua bisa dicapai. Dalam hal ini NIKI, Warren, dan saya mencapai hal yang sama, yaitu berkarir di California, dengan suka dan duka,” kata Brian dalam siaran pers yang dikutip NME.

California, single hasil kolaborasi tiga pemuda asal Indonesia tersebut merupakan lagu apresiasi yang indah terhadap Golden State (California). Produksi video musik dari peluncuran single ini merupakan hasil dari arahan Jason Ano yang merupakan seorang Director of Photography terkenal di Amerika Serikat dan dibalut dengan hasil produksi yang ringan dari Wallis Lane, Jack LoMastro, dan Jacob Ray.

Pada video klip California terdapat cuplikan kebersamaan tiga penyanyi asal Indonesia ini dengan mencampurkan sketsa kehidupannya di pinggiran Kota California. Gambaran itu seperti bermain congklak yang merupakan permainan tradisional asal Indonesia dan ada pula gambaran kehidupan sederhana keluarga asia yang hidup di Amerika dengan cuplikan olahraga, makan keluarga, dan bermain catur. Dalam pembuatan lagu ini, mereka bertiga bebas mengeluarkan segala pandangan mereka mengenai California di mata orang asia.

Congklak, adalah permainan tradisional Indonesia, yang dijadikan cuplikan video California. (Sumber foto : Meramuda.com)

Single terbaru yang dikeluarkan oleh label 88rising, perusahaan media serta pelopor musik Global Asia, beriringan dengan pengumuman festival musik Head In The Clouds 2021 yang akan digelar pada 6-7 November 2021 di Brookside, the Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat. HITC III ini merupakan HITC yang pertama digelar selama 2 hari. Dikutip dari Intipseleb.com, Sean Myashiro, pendiri 88rising mengatakan bahwa euforia yang didapatkan HITC sejak digelar pada 2018 selalu besar. Festival yang lebih panjang juga menjadi cara 88rising melepas rindu dengan penggemar setelah vakum akibat pandemi COVID-19.

(Editor: Widya Tri Utami)

Leave a comment