Diva Vania

Pijar, Medan. Tahun berlalu, bulan berganti, hari terus berjalan dan jam tetap berputar. Tidak terasa, Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) kembali dilaksanakan. UTBK SBMPTN pada tahun 2021 ini dilaksanakan serentak dalam dua gelombang, yakni 12-18 April 2021 untuk gelombang I dan 26 April – 02 Mei 2021 untuk gelombang II.

Universitas Sumatera Utara merupakan salah satu penyelenggara UTBK SBMPTN 2021, di mana seluruh fakultas digunakan sebagai lokasi ujian, serta terdapat empat lokasi UTBK USU lainnya di luar kampus, yakni Universitas Sari Mutiara, SMA N 1 Medan, SMK N 9 Medan dan SMK Telkom Medan.

Namun, ada hal yang berbeda dalam UTBK SBMPTN 2021 ini, karena dilakukan di tengah pandemi. Seperti 2020 lalu, ujian tulis tahun ini diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Walaupun tidak diharuskan untuk melampirkan hasil tes Covid-19, namun sebagai gantinya peserta diharuskan memakai masker, membawa handsanitizer, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan, melakukan pengecekan suhu tubuh, serta menjaga jarak. USU sebagai pihak penyelenggara juga rutin menyemprotkan disinfektan pada setiap ruangan ujian setelah selesai digunakan setiap harinya.

Dilansir dari USU Media, Wakil Dekan I FISIP USU, Husni Thamrin S.Sos., MSP menyebutkan  bahwa FISIP sebagai panitia UTBK SBMPTN USU 2021 sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “FISIP sebagai salah satu fakultas di Universitas Sumatera Utara mempersiapkan UTBK SBMPTN ini dengan menyiapkan seluruh fasilitas yang berhubungan dengan SBMPTN tersebut sesuai dengan protokol kesehatan,” ujar Husni Thamrin.

Sejalan dengan pernyataan Wakil Dekan I FISIP USU tersebut, tempat cuci tangan memang terlihat di depan pintu masuk yang berdekatan dengan meja registrasi, serta para peserta juga terlihat memakai masker, dan bahkan beberapa peserta memakai alat pelindung wajah atau face-sheild.

Michael Dalon Siregar, salah seorang peserta UTBK 2021 USU mengungkapkan bahwa protokol kesehatan yang diterapkan USU sudah sesuai dengan prosedur. “Ketat ya (protokol kesehatan yang ditetapkan), jadi nggak takut lagi. Karena semua udah dipersiapkan dari LTMPT-nya, terus ruangannya juga udah bersih, udah terjamin kayaknya, jadi semua peserta dijamin akan sehat,” ungkap Michael.

Diketahui, jumlah peserta UTBK-SBMPTN di USU sebanyak 33.448 yang terdiri dari Saintek 16.739, Soshum 13.822, dan Campuran 2.887 orang dengan melibatkan 750 orang pengawas. Sementara daya tampung USU pada jalur masuk SBMPTN ini sebanyak 2.454 orang.

(Data dihimpun melalui liputan khusus kepada pihak terkait yang dilakukan oleh Tim Liputan Pers Mahasiswa Pijar USU yang terdiri dari: Diva Vania, Annisa Van Rizky, Frans Dicky Naibaho, Erizki Maulida Lubis, dan Hidayat Sikumbang.)

 (Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment