Aisha Tania Sinantan Sikoko

Pijar, Medan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kata Data Indonesia mempersembahkan Indonesia Data and Economic Conference (IDE) atau Idekatadata2021. Kegiatan ini berbentuk web seminar dalam rangka menuju ulang tahun ke-9 Katadata.id dengan mengangkat tema Reimagining The Future Of Indonesia. Acara pun berlangsung selama empat hari dan dimulai pada (22/3) hingga (25/3) yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Katadata dengan pembahasan seputar pariwisata dan perekonomian Indonesia.

Acara yang terdiri dari 25 sesi diskusi ini diisi oleh pemateri dari mancanegara dan nasional, dan dibuka oleh Airlangga Hartanto selaku Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, mewakili Presiden Joko Widodo.

Seperti yang telah kita ketahui, salah satu sumber pendapatan dan penggerak perekonomian nasional adalah sektor pariwisata. Atas dasar arahan presiden, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sedang menyiapkan ‘Bali baru’, yaitu lima kawasan Indonesia yang terdiri dari Danau Toba, Borobudur, Mandaliko, Labuan Bajo, dan Kupang. Kelima kawasan tersebut diharapkan dapat menarik banyak wisatawan asing dan lokal, serta menjadi tambahan pilihan destinasi wisata.

Kemudian presiden juga memberikan arahan kedua, yaitu mengembangkan ekonomi kreatif seperti produk kuliner, fashion, musik, film, dan lain sebagainya di mana ekonomi kreatif ini akan menjadi pengembangan bagi desa wisata. Dan nantinya, desa wisata dapat memberikan pengalaman nature dan culture bagi para wisatawan.

Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) selaku pemateri pertama dalam sesi diskusi Idekatadata2021 menjelaskan bahwa pariwisata membangkitkan perekonomian. “Bahu membahu menjadikan tahun 2021 ini menjadi tahun kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif karena saya yakin bringing back tourism is bringing back economy. Sehingga peluang usaha dan lapangan pekerjaan kembali tercipta,” jelas Sandiaga.

Sandiaga Uno menyampaikan pendapatnya dalam diskusi dengan moderator. (Sumber Foto: Kanal Youtube Katadata Indonesia)

Dijelaskan bahwa dalam proses pelaksanaan arahan tersebut, Menteri Parekraf membaginya kedalam empat pilar. Pertama pemerintah harus menjadi penebar semangat dengan membuat kebijakan yang dapat membangun semangat masyarakat. Kedua, mampu melihat peluang dengan melakukan adaptasi. Ketiga, Indonesia memiliki seribu lebih desa yang berpotensi menjadi tempat wisata. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sektor ekonomi terbawah. Dan yang keempat, menegaskan bahwa ekonomi kreatif adalah bagian dari solusi bukan masalah yang mana selama ini pariwisata dianggap sebagai penyebab penularan virus.

“Kita justru yang terdepan dalam mendorong vaksinasi, terdepan dalam kepatuhan protokol kesehatan, terdepan dalam mendorong testing, tracing, dan treatment. Jadi perlu tegas kita sampaikan kepada masyarakat, kepada teman-teman di pemerintahan, dan dunia usaha bahwa parekraf adalah bagian dari solusi kebangkitan kita paska pandemi,” tambah Sandiaga.

Sandiaga Uno juga menyampaikan, bahwa pemerintah turut prihatin dengan masyarakat yang kehidupannya bergantung pada pariwisata. Oleh karena itu, pemerintah telah melakukan intervensi kebijakan yang memastikan bahwa masyarakat khususnya strata bawah dapat bertahan. Dan kedepannya potret pariswisata Indonesia akan berubah menjadi lebih personalized yaitu sangat pribadi dan hanya keluarga, customized yaitu minatnya khusus, localizes yaitu dibawah 250 km dari rumah, dan small in size yaitu jumlahnya tidak terlalu banyak.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment