Nadila Tasya Tanjung / Diva Vania

Pijar, Medan. Mendengar kata media tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Media dapat memberikan dampak positif dan negatif, namun semua itu tergantung kita yang berperan sebagai subjek dalam memanfaatkannya. Begitupun saat sekarang ini, walau dalam keadaan pandemi Covid-19 sekalipun tidak menjadikan media tertinggal oleh zaman. Mengulik dari masalah tersebut, maka dari itu salah satu media penyalur yang baru saja tumbuh sebagai media baru, ikut memulai karirnya.

Sumbar Connect mengadakan webinar yang bertemakan “Bermedia, Berdaya dan Berbudaya dengan menghadirkan narasumber yang menarik dan dikagumi banyak orang yaitu Sherly Annavita. Webinar yang diadakan pada Minggu (24/12) pukul 20.00 WIB ini membahas masalah media yang bisa memberdayakan kita dengan tidak melupakan budaya. Di mana dalam situasi pandemi seperti ini tidak menyurutkan orang-orang untuk terus menggunakan media yang termasuk ke dalam internet of things.

Terlebih lagi dampak umur yang ditimbulkan dari internet of things ialah anak muda, karena keadaan yang menuntut untuk terus berada di rumah menyebabkan banyak anak muda yang aktif dalam bersosial media yang mempengaruhi mindset mereka. Dalam pemaparannya, Sherly mengatakan mindset yang berubah pada anak muda sekarang terjadi dengan apa yang mereka dengar, lihat, tonton dan baca. Hal tersebut tidaklah selalu buruk apabila anak muda bisa melakukan perubahan.

“Live Streaming youtube Sumbar Connect bersama Sherly Annita memberikan motivasi dan inspirasi menjadi lebih produktif ditengah pandemi melalui media.” (Sumber foto : Channel Youtube Sumbar Connect )

Dengan adanya pandemi ini, seharusnya bisa menjadi momentum bagi anak muda untuk melakukan perubahan dengan tidak hanya menjadi objek tetapi harus menjadi subjek dalam perubahan tersebut. Karena nyaris media-media online besar sudah menjadi masa depan kita, yang nantinya di tahun mendatang juga akan ada revolusi 5.0. Mengenai hal tersebut, maka akan ada 3 hal penting yang akan hadir, yaitu konektivitas, kolaborasi dan speed (kecepatan).

“Karena perkembangan zaman, sekarang kecepatan bisa mengalahkan yang lambat dan media yang mengeksplorasi itu dengan kecepatannya yaitu media sosial.” Jelas Sherly terkait 3 hal penting tentang kemajuan media.

“Karena itu dunia pandemi sangat tidak bisa terlepas dari yang namanya internet of things. Dengan itu kita sebagai pengguna media harus bisa memanfaatkan agar kita mendapatkan power sehingga kita berdaya dalam situasi sulit sekalipun,” tambahnya.

Dalam webinar Sumbar Connect yang membahas tentang dunia media, Sherly banyak memberikan suatu pelajaran baru mengenai media, baik media sosial maupun pemanfaatan media ditengah pandemi yang bisa membuat kita berdaya. Ia banyak memberikan tips-tips mengenai media dari sudut pandang sosial, politik maupun budaya. Ia juga turut menceritakan sedikit kisahnya saat mulai memutuskan untuk terjun ke dunia motivator inspirasi dalam medianya sendiri.

Pada sesi tanya jawab ketika ditanya mengenai pentingnya media dikehidupan sekarang, ia menjelaskan bahwa pentingnya media adalah kita dapat hidup. Selain itu dapat juga melihat perubahan yang terjadi dengan tetap mengukur dampaknya, membuat seseorang mendapatkan power dalam kolaborasi dari aktivisme digital lainnya yang memudahkan kita dan menjadikan kita berdaya disaat kehidupan lapangannya.

“Intinya apabila kita tetap ingin melakukan perubahan melalui media, terutama untuk anak muda sudah seharusnya kita menemukan apa kekuatan versi kita untuk membuat kita menjadi lebih berdaya melalui media, tidak dengan versi orang lain yang hanya akan membuat ekpetasi semata,” pungkas Sherly mengakhiri.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment