Arya Duta / Jonathan Alexander

Pijar, Medan. Pada masa pandemi ini, imunitas dan antibodi kita sangat menentukan kebal atau tidaknya terinfeksi virus Covid-19. Di mana, salah satu untuk menguji kekebalannya dengan cara imunisasi dan menyuntikkan vaksin ke dalam tubuh kita. Vaksin sendiri merupakan usaha penggunaan sebagaian atau seluruh bagian dari mikroorganisme (virus). Sejauh mana perkembangan mengenai vaksinisasi Covid-19 dibahas lengkap pada webinar Persiapan Vaksinisasi Covid-19 di Indonesia pada hari Selasa, 1 Desember 2020. Webinar ini merupakan salah satu upaya Kementerian Kesehatan untuk mendukung kebijakan pemerintah mengendalikan penyebaran virus Covid-19 melalui pemberian vaksin Covid-19.

Webinar ini sudah berlangsung pada angkatan ke 6, dimana angkatan 1 nya dimulai dari wilayah DKI Jakarta pada 24 November 2020 lalu. Sebagai bagian dari persiapan pemberian vaksin tersebut, masyarakat perlu mendapatkan edukasi dan informasi yang akurat terkait vaksin Covid-19 baik dari segi keamanan, efektivitas, maupun kehalalan.

Acara yang diselenggarakan melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming melalui YouTube ini, dibuka dengan kata sambutan dari dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS yang merupakan Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Rangkaian acara ini dipandu oleh moderator yang berasal Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Diketahui bahwa jumlah peserta yang mengikuti webinar ini juga sudah tembus 15.000 peserta terhitung sejak angkatan ke-1 hingga angkatan ke-6.

“Pematerinya juga orang-orang berkeahlian khusus yang biasa mengkaji tentang dunia kesehatan, jadi berita yang disampaikan no hoaks dan relate banget,” ucap Kessya yang merupakan mahasiswi Universitas Pertamina yang merupakan peserta webinar tersebut.

Pemateri dalam webinar ini adalah para professor dari The Indonesian Technical Advisory Group on Immunization dan Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia sampai meneteri kesehatan Indonesia turut hadir sebagai pemateri dalam webinar ini. Tidak ketinggalan MUI yang juga menyampaikan terkait pandangan Agama terhadap vaksinisasi  Covid-19 tersebut.

Dari webinar ini peserta dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik tentang efektivitas vaksin dan vaksinasi Covid-19 serta pengembangannya di Indonesia dan dunia. Selain itu, juga dapat mengetahui sejauh mana persiapan pemerintah untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Indonesia. Selanjutnya, dapat menginformasikan secara tepat (tanpa hoaks) kepada masyarakat luas mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut tidak menutup kemungkinan juga bagi para instusi atau kalangan lainnya untuk ikut serta memahami, karena sasaran utama peserta kegiatan webinar ini adalah tenaga medis (dokter dan dokter gigi) dan tenaga kesehatan lainnya seperti perawat, bidan, apoteker, epidemiologi, kesehatan masyarakat, sanitarian, ATLM, promkes, dll di Fasilitas Pelayanan Kesehatan baik swasta maupun pemerintah di seluruh Indonesia.

“Karena selain mengedukasi masyarakat webinar ini juga memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman, menumbuhkan awereness, serta meningkatkan komunikasi tenaga medis dan  tenaga kesehatan terhadap vaksinasi Covid-19, serta diharapkan tenaga medis mampu memberikan informasi dan berperan benar sesuai petunjuk Kemenkes,” tutur Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes selaku Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan–Kemenkes RI.

Webinar ini akan diselenggarakan kembali pada bulan Januari 2021. Materi update terbaru vaksinasi Covid-19 dengan topik dan narasumber yang berbeda, misal Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ibu Dra. Oos Fatimah berharap, jika nanti sudah dilakukan vaksinasi, masyarakat diharapkan tetap patuh pada protokol kesehatan, menjalankan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu, tetap mengamalkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment