Hits: 21

Oliviardy Reviansyah

Pijar, Medan. Sabtu (27/02) Perguruan Al-Azhar Medan kembali menyelenggarakan acara tahunan mereka,  Sound Of Demolition (SOD). Tahun ini merupakan kali ke 4 Al-Azhar menggelar SOD. Acara ini merupakan acara yang diselenggrakan oleh Al-azhar untuk memeriahkan dan menambah suasana baru acara  konser dan pentas seni di Medan.

Dimeriahkan oleh beberapa artis lokal Medan seperti WINA, Reload, Hello Benji, Point20 dan tak lupa 2 artis besar dari ibukota, The Overtunes dan Ipang Lazuardi. Hal ini membuat antusias para penonton Sound Of Demolition 4 sangat membludak. Banyak orang yang rela mengantri dari luar pintu masuk yang akhirnya menyebabkan antrian panjang dan berimbas kemacetan.

Tak hanya penampilan apik kedua artis tersebut, beberapa stand yang disediakan oleh panitia membuat acara Sound Of Demolition 4 semakin terasa lebih menarik. Beberapa stand seperti Chatime, KissFM, Star Coffee, Oishi Satay turut ambil andil dalam acara ini.

Acara yang dibuka oleh band lokal, Diferensia, membuat para penonton Soud Of Demolition 4 langsung ambil tempat terdepan untuk menyaksikan langsung band yang akan tampil. Setelah itu dilanjutkan oleh Hello Benji dan juga Point 20 menghibur penonton tiada henti.

Penampilan Ipang Lazuardi dalam acara Sound of Demolition di Sekolah Al-Azhar Medan (27/2) (Fotografer : Dita Andriani)

Tiba saatnya The Overtunes yang digawangi oleh Mikha, Ruben, dan Mada membuat penonton langsung berteriak histeris. The Overtunes yang menyanyikan 11 lagu dan juga sekaligus memperkenalkan album baru yang akan di daur ulang dari lagu lagu mereka yang sebelumnya. Lantunan akustik yang mereka bawakan sangat menuai decak kagum. Salah satu guru juga mengakuinya. “Anak muda zaman sekarang sudah semakin cemerlang dalam membuat sebuah karya musik,” komentar salah seorang guru Al-azhar. Setelah The Overtunes, penonton tidak beranjak karena mereka ingin melihat aksi terakhir dari seorang Ipang Lazuardi diatas panggung SOD4.

Saat Ipang menguasai panggung, suasana romantis yang dibawa The Overtunes langsung berubah menjadi Rock Reggae yang membuat malam itu semakin meriah. Beberapa lagu seperti Bukalah Semangat Baru dan Sahabat Kecil membuat penonton ikut bernyanyi bersama. Kemeriahan SOD4 membuat Al-azhar berubah menjadi panggung pentas seni yang sangat memukau.

Leave a comment