Hits: 3

Zakiyah Rizki Sihombing

Pijar, Medan. Partisipasi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memang sangat dibutuhkan. Sebab para penggerak inilah yang diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat khususnya mahasiswa untuk meghadapai MEA 2016. Dengan itu, Event Organizer (EO) MICE yang terlahir dari mata kuliah MICE & Kesekretariatan II departemen Kesekretariatan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB ) Universitas Sumatera Utara (USU), menggelar acara seminar Public Speaking MEA dengan tema mengembangkan soft skill mahasiswa dalam menghadapi MEA 2016 dan juga Fun Learning Beauty  yang digelar Sabtu, 09 Januari lalu di Aula Ekonomi FEB USU.

Acara dibuka tepat pukul 09.00 WIB oleh kedua MC yaitu Riyona Hidayani dan Novia Fransiska kemudian disambung hangat oleh kemeriahan penampilan band White Flower kota Medan. Seminar ini melibatkan lebih dari 200 orang peserta dari berbagai kalangan dan dihadiri oleh beberapa dosen yang tampak antusias. Acara dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Dr. Beby Karina Fawzeea, SE, MM selaku ketua departemen Kesekretariatan. Beliau mengungkapkan dalam sambutannya bahwa seminar ini dilaksanakan agar kita semua siap terhadap MEA. “Diakhir acara akan ada sesi beauty class, nanti kalian semua akan belajar bagaimana caranya menjadi beauty, bukan hanya beauty wajah saja tetapi juga performance kalian,” tambahnya. Diakhir sambutannya Beby mengucapakn rasa terima kasih terhadap seluruh pihak yang telah membantu serta membuka acara seminar ini secara resmi.

Kata sambutan dilanjutkan oleh Juliana Fasmawati Situmorang selaku ketua panitia, beliau menyatakan bahwa persiapan acara yang hanya dua minggu terakhir ternyata mendapat apresiasi dari teman-teman. “Tema ini diangkat karena kita sebagai agent of change diharapkan ke depannya paham akan MEA dan bisa lebih peka akan keadaan yang menuntut kita memilki soft skill yang bermanfaat, penambahan fun learning beauty dikarenakan kita sebagai calon pekerja perusahaan dituntut untuk beauty, bukan hanya di luar tetapi juga di dalam,” tambahnya.

Serangkaian acara disambung dengan pemaparan singkat oleh Wendi Abdillah selaku motivator yang menguasai public speaking. Wendi mengajak seluruh peserta untuk ekspresif dengan mempraktikan beberapa uji kecerdasan dan kefokusan, sebelum akhirnya membahas materi. Pembawaan materi yang diselingi dengan audio visual, membuat peserta bersemangat dalam melakukan perubahan. Seperti disampaikan oleh Wendi, bahwa seseorang harus mampu mengubah dirinya sendiri untuk dapat mengubah dunia sebab setiap orang memiliki kendali terhadap dirinya. “Apa yang kalian miliki dan apa yang tidak kalian miliki. Apa yang kalian dapat tonjolkan dan apa yang orang lain tonjolkan, carilah kelebihan kalian misalnya kemampuan public speaking. Karena MEA menuntut kalian harus berbeda,” ungkapnya lagi.

Ronald K Baros, SE, AK, MM , selaku pembicara dari CIMB Niaga menambahkan tips menghadapi MEA dalam pemaparannya. “Carilah mentor, berorganisasi dalam lingkungan, bentuk forum group discussion, aktif mengikuti kegiatan, terima tanggung jawab lebih, mencatat pointing dan minta nasihat orang lain,” ungkapnya. Ronald juga menghimbau kepada peserta untuk tidak takut sebab kesempatan masih ada.

Acara disambung usai shalat zuhur dan dilanjutkan dengan beauty class yang dipandu oleh Laili Hasan, selaku instruktur dari tim kosmetik Wardah. Seluruh peserta yang terdiri dari kurang lebih 100 orang perempuan tersebut, diajarkan trik memakai make up yang baik dan benar serta mempraktikannya langsung. Di akhir acara seluruh peserta pulang dengan wajah yang berbeda dari sebelumnya, mereka juga mendapatkan produk kecantikan yang dipersembahkan oleh Wardah Beauty Medan.

“Acara hari ini keren, sangat membantu saya dalam menambah wawasan mengenai public speaking dan menghadapi MEA. Beauty classnya juga oke, membuat kita mengerti akan make up tetapi, banyak peserta dan jumlah tim dari Wardah tidak sebanding, hal itu membuat saya kesulitan dalam berkonsultasi. Semoga kedepannya lebih sukses lagi,” ujar Gustri Utari, salah satu peserta yang berasal dari D3 Politeknik Negeri Medan.

Acara berakhir tepat pukul 15.30 WIB, dan ditutup dengan pembagain sertifikat kepada masing-masing peserta.

 

 

 

Leave a comment