Hits: 19
Nurhasanah Harahap
Pijar, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menggelar pelaksanaan wisuda yang jatuh pada Senin (24/11) hingga Rabu(26/11). Acara yang dihadiri 2.731 mahasiswa ini dilaksanakan di Gedung Auditorium USU.
Selain mahasiswa, ruangan Auditorium USU juga dipadati oleh Ketua Majelis Wali Amanat USU, Ketua Senat Akademik USU, Ketua Dewan Guru Besar USU, para Wakil Rektor dan Sekretaris USU, para Dekan dan Direktur Sekolah Pascasarjana USU, Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat serta Ketua Departemen di Lingkungan USU, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Instansi Pemerintah dan swasta, seluruh sivitas akademika, serta para undangan lainnya.
Tak kalah dengan padatnya ruangan Auditorium USU, halaman Auditorium USU juga diramaikan oleh berbagai karangan bunga yang dipaparkan para fotografer. Karangan bunga yang variatif dengan warna yang menarik menjadi daya pikat tersendiri. Karangan bunga kerap dipakai oleh fotografer sebagai latar para wisudawan yang hendak berfoto berlatarkan namanya yang tersusun rapi di papan bunga. Namun mengingat persaingan semakin ketat, ada fotografer yang rela mendesain latarnya seperti layaknya sebuah perpustakaan.
Pelaksanaan wisuda kali ini merupakan wisuda periode pertama Tahun Akademik 2014/2015. Tak heran ketidakstabilan pendapatan membuat para fotografer lebih banyak menguras keringat.

Foto : Muhammad Kurniawan
“Kalau pendapatan semakin menurun karena banyaknya saingan. Penghasilan rata-rata 600 ribu per hari. Namun, mampu mencapai angka 2 juta jika di booking terlebih dahulu oleh mahasiswa,” kata Simbol Sinaga di Auditorium USU, Selasa (25/11). Meningkatnya peminat profesi tersebut membuat para fotografer terus berhati-hati dalam menentukan harga. Ditambah lagi dengan fotografer freelance yang terus hadir dalam setiap acara wisuda tersebut.
“Saya freelance dari tahun 2001 di setiap acara wisuda, pendapatan tidak pernah stabil, biasanya kalau periode pertama pendapatan menurun,” ujar Herlambang Sitepu, salah satu fotografer yang ikut mencari nafkah dari hasil jepretannya.
Para fotografer ini tidak hanya bekerja pada saat wisuda di USU maupun universitas lain di Medan. Beberapa diantara mereka sudah memiliki studio sendiri. Wisuda USU tahun ini juga diramaikan oleh fotografer yang memiliki studio mini di halaman Auditorim USU.
“Sudah ramainya karangan bunga, jadi biar berbeda saya buat studio mini,” tegas fotografer Simbol Sinaga .

