Sosok Sakhyan Asmara mungkin sudah tidak asing lagi di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Sumatera Utara. Ia merupakan seorang dosen yang menginspirasi banyak mahasiswanya dengan segudang prestasi yang ia miliki.
Wanita yang akrab disapa Sherly ini kerap kali menjadi sorotan. Ia sempat menjadi trending topic di mesin pencarian Google ketika Sherly menghadiri program televisi Indonesian Lawyer Club (ILC). Sejak saat itu, nama Sherly semakin dikenal atas keberaniannya mengkritisi kebijakan pemerintah. Netizen mengganggap sosok Sherly sebagai wanita yang tangguh karena ia sangat vokal dalam mengomentari rencana Presiden Joko Widodo mengenai pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan.
Di Indonesia perihal ini masih sangat diperdebatkan. Kasus euthanasia pertama dicatat di Indonesia pada tahun 2004 di Rumah Sakit Islam Bogor. Dimana Panca Satrya Hasan Kusumo melakukan permohonan praktik tersebut terhadap istrinya, Agian Isna Nauli Siregar, yang tergolek koma selama tiga bulan dan menderita kerusakan saraf permanen di otak. Melihat kondisi istrinya itu, Panca mengajukan permohonan euthanasia ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat namun permohonannya ditolak negara karena dianggap melanggar hukum.
