Walau waktu tak dapat diulang, sejarah tetap dapat dilihat melalui gambaran dari beberapa film. Salah satunya adalah film yang berjudul De Oost (The East).
“Jika kita tak pernah jadi apa-apa akan menemanimu selama perjalanan. Buku ini untukmu yang khawatir tentang masa depan. Tenang saja, kau tidak sedang diburu waktu. Bacalah tiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang sebaik-baiknya berusaha, jatuh lalu bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuanganmu tidak akan sia-sia. Bukankah sebaiknya apa-apa yang fana tidak selayaknya membuatmu kecewa?”
Komunitas Matakita menyelenggarakan kegiatan perdananya yaitu TICT(A)LK atau aesthetic talk yang diselenggarakan di Alliance Francaise Medan.
