Cinta yang tulus tidak selalu membutuhkan kata-kata besar. Kadang, cukup dengan melodi lembut dan lirik yang hangat. Hal itu tergambar jelas dalam lagu “Teruntuk Mia” karya Nuh, sebuah surat cinta yang bertransformasi menjadi lagu penuh makna.
Tulus kembali membuat para penikmat musik jatuh cinta dengan karya barunya. Salah satu karya baru Tulus adalah lagu berjudul “Hati-hati di Jalan” dalam album Manusia. “Hati-hati di Jalan” sudah banyak didengarkan masyarakat Indonesia
“Halo, Jani. Maaf sudah tiga hari tidak memberimu kabar. Kebun hidroponikku sedang banyak-banyaknya panen hasil. Kemarin, aku baru saja mendapat kabar baik kalau proposal proyek sosialku dari Kedutaan Jerman itu, diterima,”
