Realitas para jurnalis yang tengah diwarnai oleh algoritma tantangan menjadi momentum bagi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan untuk menggelar diskusi publik. Kegiatan untuk memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia ini diselenggarakan di Arteri Cofeee and Coworking Space pada pukul 14.00, Selasa (5/5/2026).
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kebebasan berekspresi dalam membangun demokrasi dan perdamaian. Namun, hal ini masih menjadi tantangan karena realitas di lapangan menunjukkan jurnalis masih dibayangi oleh berbagai ancaman dan kekerasan.
Namun belakangan ini, kebebasan pers acapkali disalahartikan, terutama di kalangan masyarakat. Kebebasan yang ada membuat masyarakat sering membagikan informasi tanpa batas. Mereka tidak sungkan mengambil alih pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh para jurnalis. Apalagi dengan perkembangan media sosial saat ini, membuat citizen journalism pun banyak bermunculan. Akhirnya disinformasi dan kabar hoaks bermunculan dan menjadi isu sentral yang tak terbendung lagi.
