Ini hari terburukku. Kupikir bangun kesiangan karena alarm tidak berbunyi, hampir ditabrak mobil saat menyebrang dan diusir dari kelas karena telat semenit sudah cukup buruk untuk memulai hari. Ternyata itu hanya permulaan. Ya, permulaan untuk memulai kegilaan yang sebenarnya.
Namaku Angga Restu sering dipanggil Ngga. Aku sangat suka musik karena musik dapat menceritakan apa yang sedang kurasakan. Bagiku musik adalah
“Halo, Jani. Maaf sudah tiga hari tidak memberimu kabar. Kebun hidroponikku sedang banyak-banyaknya panen hasil. Kemarin, aku baru saja mendapat kabar baik kalau proposal proyek sosialku dari Kedutaan Jerman itu, diterima,”
Dua minggu kemudian hari yang kami tunggu-tunggu pun tiba. Pesta tahunan kota kami pun dimulai, dan tentu saja Paduan Suara kami menjadi artisnya kali ini. Persiapan kami yang cukup matang mengundang ribuan tepuk tangan dari ribuan hadirin pula
