Rumah itu masih berdiri di ujung gang, cat dindingnya mulai mengelupas, memperlihatkan lapisan lama yang pernah lebih cerah. Pagar besinya berderit setiap kali disentuh angin. Halamannya dipenuhi daun kering yang tidak pernah benar-benar habis, meski hampir setiap pagi disapu.
“Mas Aji, paket saya kapan sampai ya?”
“Mas, surat saya sudah sampai?”
Dari salah satu sudut Kota Jakarta, kalimat-kalimat tersebut seolah sudah menjadi sapaan hangat yang tidak asing lagi bagi seorang pria muda berkulit coklat dengan senyuman manis di wajahnya.
Masih jatuh di tempat yang sama
Melelahkan dan terus berulang
Sudut Favorit
Hits: 35Adelima Patricya Masih enggan pikiranku berhenti Memikirkanmu yang duduk bersamaku disini Bersama melenyapkan dinginnya sepi Bersama menunggu sinar yang…
Pagi itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Ada sesuatu yang retak, sesuatu yang terasa sampai ke tulang. Kakakku sedang berperang dengan pikirannya sendiri antara mau meledak atau membeku.
Emosi di Balik Cuaca
Senja itu kupandang siluetmu di balik cahaya jingganya,
Walau hanya hitam gelap,
Barangkali puisi yang pernah ditulis oleh Sapardi Djoko Damono bertajuk Hujan Bulan Juni, bukan Januari. Merupakan puisi romantis yang melankolis, rindu yang sengaja disembunyikan, dan luka yang hadir dengan emosional.
