Hits: 12
Rafa Wardhana
Pijar, Medan. Penampilan mahasiswa baru (maba) turut memeriahkan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) hari ketiga di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 2026. Acara PKKMB FIB USU 2026 diikuti sekitar 800-an maba di Gedung Pancasila, pada Jumat (14/8/2026).
Sama seperti tahun sebelumnya, FIB kembali melanjutkan tradisi untuk menampilkan penampilan seni dari berbagai Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta penampilan dari maba. Penampilan ini dilaksanakan di Gedung Pancasila dan panggung yang terpasang di depannya.
Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIB sekaligus panitia PKKMB FIB, Rizki Fadillah, menjelaskan bahwa penampilan HMJ sendiri telah dilaksanakan pada hari kedua kegiatan PKKMB. Kemudian, acara dilanjutkan dengan penampilan oleh para maba dari setiap program studi (prodi) yang ada di FIB pada hari ketiga.
“Semalam itu, dari beberapa prodi itu ada penampilan, seperti nyanyi dan puisi. Kalau dari Sastra Batak itu tarian Batak. Kalau dari Etnomusikologi itu ada beberapa lagu Batak yang dibawakan,” ujar Rizki.

(Fotografer: Rafa Wardhana)
Pada hari ketiga, penampilan pertama dibawakan oleh maba dari prodi Sastra Indonesia, dengan menampilkan drama dan monolog yang berjudul “Angan”. Drama ini sendiri ditulis oleh Fitri Ani Siahaan dan Qeichia Nakita Fahrul.
Drama ini menceritakan tentang Sisil, yaitu seseorang dari kampung yang ingin viral agar dirinya menjadi kaya dan memutuskan untuk berteman dengan orang yang berada. Sementara itu, Clara, sahabat kecilnya ditinggalkannya karena ia merasa bahwa Clara tidak memberikan keuntungan sama sekali. Namun, keputusan Sisil untuk berteman dengan orang-orang berada, justru menjadi suatu malapetaka. Bukan pertemanan dan kekayaan seperti yang diinginkan dirinya, tetapi justru ia dimanfaatkan oleh orang-orang berada tersebut.
“Kami memilih tema ini dari hasil diskusi dan merasa relate. Jadi, kami buat sarkas untuk cerita begitu di dunia nyata,” jelas Fitri.
Selain penampilan drama yang dibawakan oleh maba prodi Sastra Indonesia, maba dari prodi Ilmu Sejarah juga menunjukkan beberapa penampilannya, seperti bernyanyi dan penampilan drama perjuangan kemerdekaan.
Bima Arya Permana, salah satu maba dari prodi Sastra Jepang, mengungkapkan bahwa ia senang mengikuti kegiatan PKKMB, terutama pada hari ke-2 dan ke-3 yang dipenuhi dengan penampilan dari mahasiswa baru dan HMJ.
“Untuk hari pertama [PKKMB USU], agak bingung, capek juga. [Akan] tetapi, udah diikuti hari ke-2 sama 3, seru banget, seru, seru,” ungkap Bima.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

