Hits: 46

Sri Muliana

Pijar, Medan. Di tengah hiruk pikuk Kota Medan, tepatnya di Jalan Dwikora No. 8A, Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, terdapat satu sudut yang menawarkan ketenangan dengan cara yang sederhana. Kopi Ladang hadir bukan hanya sebagai tempat menikmati kopi, melainkan juga ruang untuk berhenti sejenak, bernapas, dan menikmati suasana yang hangat nan nyaman.

Pada Januari 2026, Kopi Ladang resmi dibuka sebagai cabang kedua, setelah sebelumnya hadir di kawasan Medan Johor. Nama “Kopi Ladang” sendiri diambil dari konsep awal di cabang pertama yang dikelilingi oleh banyak tumbuhan dan pepohonan, sehingga menghadirkan nuansa alami, seperti berada di sebuah ladang.

Kopi Ladang menyediakan area dalam (indoor) dan luar (outdoor) yang bisa dipilih sesuai kenyamanan pengunjung. Area indoor terasa sejuk dan tenang, dengan nuansa minimalis yang didominasi warna netral. Saat masuk, pengunjung langsung disambut dengan akuarium ikan hias yang menjadi daya tarik tersendiri.

Area Indoor
Area indoor Kopi Ladang yang sejuk dan tenang dengan nuansa minimalis, cocok untuk bersantai maupun mengerjakan tugas (Fotografer: Sri Muliana)

 

Sementara itu, area outdoor di bagian belakang memberikan suasana yang lebih santai dan terbuka, dengan hamparan batu kecil sebagai alas dan pepohonan rindang, termasuk pohon mangga yang membuat suasana terasa lebih adem dan natural.

Dari segi fasilitas, Kopi Ladang menyediakan colokan listrik di beberapa meja yang memudahkan pengunjung untuk bekerja atau mengerjakan tugas. Selain itu, tersedia juga tempat permainanan portabel (portable gaming case) yang dapat digunakan dengan sistem berbayar. Tempat duduk yang beragam, mulai dari kursi dan meja hingga sofa, turut menambah kenyamanan. Fasilitas lain, seperti kamar mandi juga tersedia untuk menunjang kebutuhan pengunjung.

Berdasarkan menu yang disediakan, Kopi Ladang menawarkan berbagai pilihan minuman dan camilan dengan kisaran harga mulai dari Rp17.000 hingga Rp35.000. Kafe ini belum menyediakan makanan berat, tetapi beberapa camilan, seperti kentang goreng dan sosis goreng menjadi menu favorit pengunjung.

Kopi Susu Gula Aren
Kopi Susu Gula Aren (Fotografer: Sri Muliana)

 

Sementara itu, untuk minuman, kopi susu gula aren menjadi salah satu menu terlaris (best seller). Selain itu, Kopi Ladang juga memiliki menu khas (signature), bernama “kopi ladang”, merupakan racikan khas dari pemilik yang memadukan susu dan kelapa, terinspirasi dari konsep alami yang diusung sejak cabang pertama.

Dengan konsep yang cozy dan estetik, serta harga yang terjangkau, Kopi Ladang menjadi salah satu pilihan tempat nongkrong yang cocok bagi mahasiswa yang mengerjakan tugas atau pekerja yang ingin melepas penat di tengah kesibukan kota.

Penanggung jawab Kopi Ladang, Yoga, menyampaikan bahwa kafe ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 00.00 WIB. Ia juga menambahkan bahwa waktu kunjungan paling ramai biasanya terjadi pada sore hingga malam hari.

“Jam operasional di Kopi Ladang itu mulai dari jam 09.00 pagi sampai 00.00 malam, dan untuk pengunjung mulai ramai itu sekitar jam 4 sore hingga malam hari, dari yang mahasiswa dan juga para pekerja,” ungkapnya.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment