Hits: 64

Nur Agustilahmi Nasution

Pijar, Medan. Deliland Festival kembali hadir dan mengadakan gelar wicara (talkshow) ke beberapa kampus  dengan tema “How To Build A Great Event Organizer”. Acara ini berlangsung di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) pada Selasa (21/2/23).

Acara ini menghadirkan dua pemateri, yaitu David Simanjuntak selaku CEO Vertikal Indonesia dan Egga Azmi selaku PRs Deliland Festival.

Sesi pertama dibuka oleh pemaparan materi dari David Simanjuntak dengan pembahasan mengenai proyek alur kerja (workflow project). David membagi materi ke dalam beberapa penjelasan, seperti pemaparan tentang pengertian, klasifikasi, dan tahapan dalam pengorganisir acara (event organizer).

Menurutnya, sebuah pengorganisir acara dapat dikatakan berhasil apabila sudah dikontrak dan diperpanjang selama 3 tahun berturut-turut oleh klien. Oleh karena itu, sebuah pengorganisir acara harus membangun kepercayaan bagi para klien.

“Kita harus melakukan quality control dan membuat sebuah kerja yang bagus agar para klien tetap melanjutkan kontrak kerja sama,” ungkap David.

Deliland Festival - www.mediapijar.com
Pemaparan materi oleh David Simanjuntak dan Egga Azmi di Talk Show Deliland Festival pada Selasa ( 21/2/2023).
(Fotografer: Nur Agustilahmi Nasution)

Acara dilanjutkan oleh pemaparan dari narasumber kedua, Egga, mengenai Deliland Festival. Ia menjelaskan bahwa Deliland Festival pada awalnya merupakan sebuah ide yang tercipta pada masa pandemi karena adanya niat untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Ternyata, dalam waktu singkat dapat menarik perhatian banyak orang.

Kata Deliland Festival sendiri berasal dari interpretasi kota Medan yang identik dengan suku Melayu. “Jadi, daripada kita susah memikirkan nama yang kece untuk mewakilkan festival ini dan ternyata waktu pelaksanaan Deliland Festival pertama bersamaan dengan ulang tahun kota Medan. Jadi, kita pilih nama Deliland ini,” kata Egga.

Selanjutnya, David Simanjuntak juga menjelaskan mengenai hal-hal dasar mengenai pengorganisir acara. Ia memaparkan bahwa tahap dasar dalam membuat acara adalah melakukan riset, curah pendapat (brainstorming), pengendalian mutu (quality control), kesponsoran (sponsorship), dan tahap persiapan.

“Jika kita sudah melakukan tahap dasar secara detail dan konsisten maka event akan berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Dalam menjalankan suatu acara, Deliland Festival juga mengalami beberapa kesulitan seperti dalam hal mengundang bintang tamu atau artis yang akan dihadirkan.

Lebih lanjut, Egga Azmi berharap agar para anak muda dapat menciptakan sesuatu yang baru bagi kota Medan, khususnya mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip USU.

“Harus bisa membuat sesuatu yang baru terutama untuk kota Medan karena dari segi infrastruktur sudah mendukung dan dibantu dengan kreativitas kita sendiri sehingga kota Medan dapat dikenal sebagai kota yang kreatif,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

Leave a comment