Hits: 12
Shalli Anggia Putri
Pijar, Medan. Iwan Nuris Shandy merupakan seorang food photographer sekaligus public relation yang mengadakan Ngobrolin Hobi Photography (Ngopi) dengan topik bahasan “Light Painting Pake Smarthphone”. Acara ini dibawakan oleh Iwan sendiri selaku moderator yang diselenggarakan melalui live di Instagram pada Rabu, (24/06) pukul 20.00 WIB yang berlangsung lebih kurang sekitar 15 menit.
Narasumber yang dihadirkan adalah Agung Sutrisno yang merupakan ahli dalam bidang fotografi, khususnya light painting photography. Karya dari Agung dapat dilihat pada akun Instagram miliknya yang sudah diikuti oleh 15,8 ribu pengikut. Tidak hanya itu, Agung Sutrisno juga kerap membagikan tips dalam bidang fotografi pada akun Youtube miliknya.
Pertanyaan demi pertanyaan diberikan pada Agung. Ia pun menjelaskan bahwa untuk mengambil foto dengan light painting, lebih baik menggunakan ruangan yang gelap. Hal ini dimaksudkan agar foto yang diambil dapat fokus pada cahaya yang ingin dibentuk dan diperlihatkan.
Iwan memberikan pertanyaan tentang alat apa saja yang digunakan dalam light painting photography ini. Agung pun menjawab bahwa alat yang ia gunakan adalah alat sedehana yang mampu menghasilkan sumber cahaya pastinya. Sebagai contoh, kembang api dan juga senter.
Tidak hanya itu, penggunaan LED juga dapat diaplikasikan, namun tergantung pada konsep foto yang ingin dibuat. Alat sederhana lainnya yang digunakan oleh Agung ialah plastik bening yang berukuran sekitar 1 meter, kemudian plastik itu digulung dan sorot cahaya dari senter diarahkan ke dalam plastik bening tersebut. Hasil dari foto pun menakjubkan, terlihat seorang model yang memegang tongkat bercahaya.
Untuk model sendiri, Agung mengatakan bahwa agar terlihat terang pada foto yang diambil pada ruangan gelap, model diberikan sorot cahaya di menit-menit terakhir atau sebelum shutter speed pada kamera berakhir.
Agung turut menyampaikan kepada pemula rahasianya yaitu dengan sering mencoba light painting photography ini, sebab ide-ide cemerlang akan muncul sendiri nantinya. “Coba terus, pake setting-an yang sama gapapa, nanti ketemu sendiri konsepnya,” kata Agung selaku narasumber.
(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

