Hits: 2
Lainatus Syifa Hasibuan
Pijar, Medan. Mengapa kita bisa merasa mudah memahami satu orang, tetapi justru kesulitan berkomunikasi dengan orang lain? Perbedaan cara berpikir, berbicara, dan mengambil keputusan sering kali menjadi penyebabnya. Hal inilah yang menjadi salah satu pembahasan utama Thomas Erikson dalam seri buku Surrounded by, dengan menggunakan empat warna kepribadian untuk menjelaskan perilaku manusia.
Terdiri dari tujuh buku dengan topik yang berbeda, seri ini memiliki satu kerangka yang terus digunakan, yaitu pemetaan perilaku manusia melalui empat warna, yaitu merah, kuning, hijau, dan biru. Menariknya, pembaca tidak harus menuntaskan seluruh buku untuk memahami benang merah pemikiran Erikson. Mengenali empat warna tersebut sudah menjadi langkah awal untuk memahami pendekatan yang digunakan sepanjang seri.
Dalam Surrounded by Idiots, Erikson memperkenalkan empat warna untuk menggambarkan kecenderungan perilaku manusia. Merah mewakili pribadi yang tegas, dominan, dan berorientasi pada hasil. Kuning menggambarkan orang yang ekspresif, antusias, dan senang berinteraksi. Hijau mewakili pribadi yang tenang, sabar, dan mengutamakan keharmonisan. Sementara itu, Biru menggambarkan orang yang teliti, analitis, serta mengutamakan data dan struktur.
Keempat warna ini menjadi dasar untuk memahami bagaimana seseorang berkomunikasi dan merespons situasi. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi cara seseorang menyampaikan pendapat, menyelesaikan masalah, hingga mengambil keputusan. Apa yang dianggap tegas oleh satu orang, bisa terasa terlalu keras bagi orang lain. Begitu pula sikap berhati-hati dapat dipandang sebagai ketelitian oleh sebagian orang, tetapi dianggap memperlambat pekerjaan oleh yang lain.
Kerangka yang sama kemudian dibawa Erikson ke berbagai persoalan dalam enam buku berikutnya. Dalam Surrounded by Psychopaths, ia membahas manipulasi dan cara mengenali perilaku yang dapat memengaruhi keputusan seseorang. Surrounded by Bad Bosses mengangkat perbedaan perilaku dalam lingkungan kerja, khususnya hubungan antara atasan dan bawahan.
Sementara itu, Surrounded by Narcissists membahas perilaku narsistik serta tantangan yang dapat muncul dalam hubungan antarmanusia.
Pembahasannya tidak berhenti pada hubungan dengan orang lain. Melalui Surrounded by Setbacks, Erikson mengajak pembaca melihat bagaimana perbedaan kecenderungan perilaku memengaruhi cara seseorang menghadapi kegagalan dan bangkit dari situasi sulit.
Dalam Surrounded by Energy Vampires, ia membahas orang-orang atau situasi yang dapat menguras energi emosional. Adapun Surrounded by Liars menyoroti kebohongan, cara informasi disampaikan, dan bagaimana seseorang menilai kejujuran dalam interaksi sehari-hari. Penjelasan mengenai masing-masing buku dapat dilihat melalui situs resmi seri Surrounded by, pada situs resmi surroundedbyidiots.com. .
Meskipun setiap buku memiliki fokus tersendiri, keempat warna tetap menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh pembahasan. Erikson menggunakan kerangka tersebut untuk melihat berbagai persoalan dari sudut pandang perilaku manusia. Pembaca pun dapat mengenali pola yang serupa di antara ketujuh buku, meskipun konteks dan permasalahan yang dibahas berbeda.
Konsistensi ini menjadi salah satu daya tarik seri buku Surrounded by. Alih-alih memperkenalkan kerangka baru untuk setiap persoalan, Erikson mempertahankan satu pendekatan yang mudah diingat dan menggunakannya dalam beragam situasi. Empat warna tersebut dapat menjadi titik awal bagi pembaca untuk mengenali kecenderungan diri sendiri, sekaligus memahami mengapa orang lain mungkin memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi situasi yang sama.
Pendekatan tersebut juga membuat gagasan Erikson terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa yang mudah dipahami, ia mengajak pembaca mengenali kecenderungan diri sendiri, memahami perbedaan perilaku, serta membangun komunikasi dan hubungan yang lebih baik. Seperti gagasan yang disampaikan dalam situs resmi seri Surrounded by, semuanya berawal dari satu langkah sederhana, yaitu “memahami diri sendiri agar dapat memahami orang lain”.
Empat warna dalam seri Surrounded by menjadi sebuah pintu masuk untuk melihat bahwa setiap orang dapat memiliki cara berbeda dalam berpikir dan bertindak. Dengan mengenali perbedaan tersebut, pembaca diajak untuk tidak hanya memahami perilaku orang lain, tetapi juga melihat kembali cara mereka berkomunikasi dan menempatkan diri dalam suatu hubungan.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

