Hits: 6
Cintya Novi Yanti
Pijar, Medan. Tahun ini, kegiatan Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menggelar Gelora Aksi. Gelora Aksi merupakan singkatan dari Gelaran Olahraga dan Kreasi Seni yang menjadi bagian dari program kerja HMM USU secara turun-temurun dan telah dilaksanakan sejak 2023. Pada tahun ini, kegiatan tersebut akan berlangsung pada 18-25 Mei 2026.
Kompetisi ini terdiri atas enam cabang perlombaan, yaitu futsal, badminton, e-sport, dam batu, catur, dan biliar. Sementara itu, pada bidang seni terdapat tiga cabang perlombaan, yakni vokal solo, tarian modern dan fotografi.
Kegiatan kompetisi olahraga dan seni ini bertujuan menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat umum di Kota Medan untuk menyalurkan minat dan bakat. Selain itu, Gelora Aksi juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai positif, seperti sportivitas, kerja sama, dan semangat kompetitif melalui kompetisi yang sehat dan sportif.

(Fotografer: Cintya Novi Yanti)
Ketua Panitia Gelora Aksi 2026, Rizq Naadhilbijaksono Kisibo, menjelaskan lebih lanjut beberapa perbedaan acara Gelora Aksi 2026, dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
“Ada perubahan Gelora Aksi di tahun ini dengan tahun sebelumnya. Di tahun ini, kami ada penambahan cabang olahraga, yaitu fotografi dan dam batu karena setelah kami survei dari banyak pihak, ternyata banyak yang belum membuat dam batu dan fotografi, sehingga kami mewadahi mahasiswa dan masyarakat umum untuk menyalurkan bakatnya,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa jumlah peserta tidak dibatasi. Pada awalnya, beberapa cabang olahraga hanya diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswi se-Kota Medan. Namun, karena tingginya minat pendaftar dari masyarakat umum, panitia akhirnya membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengikuti cabang olahraga, maupun kreasi seni yang diperlombakan.
Rizq turut menyampaikan harapannya kepada peserta yang mengikuti perlombaan Gelora Aksi 2026 kali ini.
“Saya berharap untuk peserta dari setiap cabang olahraga, bagi yang menang untuk terus berkembang pada setiap turnamen yang ada di luar dari Gelora Aksi ini. Dan bagi yang kalah, jangan jadi patah semangat dan jadikan kegiatan ini hal yang membuat tambah semangat untuk turnamen selanjutnya,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Rizq juga berharap mahasiswa dan masyarakat umum yang memiliki potensi dapat lebih dikenal di Kota Medan sehingga minat dan bakat mereka dapat dikembangkan lebih lanjut, termasuk mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

