Hits: 52
Reporter Pijar
Pijar, Medan. Universitas Sumatera Utara (USU) terus memacu langkah menuju internasionalisasi, melalui peresmian International Undergraduate Program (IUP) sebagai langkah strategis dalam menjawab tuntutan internasionalisasi pendidikan tinggi.
Pembukaan program ini dilatarbelakangi karena adanya urgensi untuk meningkatkan daya saing institusi serta kualitas lulusan di kancah global. Selain bertujuan memperluas jejaring kerja sama internasional, IUP menjadi instrumen utama dalam mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, khususnya pada aspek mobilitas mahasiswa dan reputasi akademik internasional.
Pada dua tahun pertama, USU menargetkan pembentukan kelas IUP yang efektif pada beberapa program studi (Prodi) prioritas. Fokusnya adalah implementasi kurikulum hasil penolokukuran (benchmarking) dengan perguruan tinggi mitra luar negeri.
Hal ini diproyeksikan membuka peluang skema gelar ganda (double degree) hingga pertukaran pelajar (student exchange) yang lebih masif. Targetnya, reputasi internasional USU dapat meningkat secara bertahap melalui kehadiran mahasiswa asing maupun lokal berstandar global.
Namun, tidak semua prodi dapat membuka kelas internasional ini. Direktorat Pengembangan Pendidikan menetapkan kriteria ketat, yaitu ketika prodi wajib mengantongi akreditasi minimal Baik Sekali atau Unggul. Selain sarana fisik, kualitas tenaga pengajar menjadi syarat mutlak. Dosen diwajibkan memiliki kompetensi internasional, baik melalui latar belakang pendidikan luar negeri maupun rekam jejak publikasi pada jurnal bereputasi global.
Untuk menjamin mutu, prodi mendapatkan pendampingan intensif melalui lokakarya (workshop) kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan evaluasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Proses pengawasan (monitoring) dilakukan secara berkala, bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional prodi sebelum implementasi penuh dijalankan.
Melengkapi aspek teknis tersebut, Manajer Direktorat Penerimaan dan Layanan Mahasiswa, Mahatir Muhammad, menyoroti pentingnya efektivitas layanan bagi calon mahasiswa. Ia menegaskan kesiapan sistem penerimaan menjadi pintu gerbang utama membangun citra positif IUP USU.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar proses penerimaan dan layanan bagi mahasiswa program IUP ini berjalan efektif, sehingga target peningkatan reputasi internasional universitas dapat tercapai secara bertahap,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi memastikan tahapan seleksi mampu menyaring kandidat dengan kesiapan akademik dan bahasa yang mumpuni.
“Penerimaan mahasiswa baru untuk jalur ini sudah dipersiapkan secara matang, mencakup seleksi yang kompetitif guna menjaring kandidat terbaik yang siap bersaing secara global,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, bahwa kehadiran IUP diharapkan menjadi motor penggerak bagi mahasiswa untuk mendapatkan paparan global sejak dini. Dengan integrasi kurikulum dan layanan yang matang, USU optimis mampu mencetak lulusan yang relevan dengan bursa kerja internasional, sekaligus memperkokoh posisi universitas dalam jajaran perguruan tinggi elite dunia.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

