Hits: 26

Patrycia Gloryanne Pasaribu

Pijar, Medan. Kelas Internasional merupakan salah satu program yang dicetuskan langsung oleh Direktorat Pengembangan Pendidikan Universitas Sumatera Utara (DIRPP USU). Dalam pelaksanaannya, terdapat proses realisasi terhadap pengadaan fasilitas dan standar operasional yang diperlukan.

Dilansir dari dirpp.usu.ac.id, pengadaan program Kelas Internasional adalah realisasi dari visi universitas, yaitu berkontribusi dalam pendidikan global dan menjadi World Class University, serta misi yang menghadirkan berbagai macam program pendidikan Kelas Internasional kepada mahasiswa.

Program Kelas Internasional ditunjukkan oleh USU sebagai komitmen dalam memastikan kualitas pendidikan mahasiswa dengan kurikulum terpadu. Sejak dua tahun terlaksananya program tersebut, pihak DIRPP USU rutin melaksanakan proses verifikasi standar.

Ikhsan Siregar, selaku Direktur DIRPP, menyampaikan bahwa program tersebut masih dalam tahap percobaan, dan pengadaannya belum menjadi suatu kewajiban. Saat ini, pihak DIRPP masih dalam tahap mengundang program studi yang berminat untuk bergabung dalam program ini.

“Memang pelaksanaannya masih dalam tahap adaptasi sehingga belum menyeluruh, tetapi setiap tahunnya selalu meningkat. Sejak awal dilaksanakan, hanya ada 30 program studi. Seiring berjalannya waktu, jumlah tersebut berkembang menjadi 80 hingga 120 program studi. Hal ini juga yang melandasi kami untuk mengimbau seluruh dosen, agar turut berpartisipasi dalam program tersebut, dan mampu menarik minat mahasiswa asing untuk bergabung,” ujarnya.

Dalam proses pengadaan di lapangan, pihak DIRPP melaksanakan tahapan evaluasi yang didasari oleh survei mahasiswa dan bukti pembelajaran dosen.

“Jumlah program studi yang disebutkan tadi memang memiliki kesadaran tersendiri dalam mengikuti program ini. Jadi, akan ada proses SK dan evaluasi bagi yang mendaftar. Ada juga beberapa program studi yang belum bergabung dalam program Kelas Internasional, tetapi memiliki niat tersendiri untuk dievaluasikan guna mematangkan persiapan menuju program tersebut. Hal ini tentunya kami apresiasi tinggi,” tambahnya.

Selain itu, perihal distribusi ruang kelas juga sempat menjadi perhatian bagi mahasiswa. Namun, poin tersebut tidak menjadi sebuah masalah karena hal tersebut merupakan kewenangan penuh dari program studi dan fakultas, demi efektivitas pelaksanaan jadwal kelas.

“Rencana ke depannya, USU akan membuka tujuh hingga sembilan program studi berbasis internasionalisasi yang akan menggunakan bahasa Inggris secara penuh, mulai dari awal hingga akhir semester. Ditambah lagi dengan program minimal satu semester atau satu tahun melaksanakan magang, atau mengambil salah satu mata kuliah di luar negeri,” sebut Ikhsan.

Sebagai penutup, Ikhsan menyampaikan harapan agar program Kelas Internasional mampu terlaksana dengan merata berdasarkan kesiapan setiap program studi yang ada, agar DIRPP juga mampu melaksanakan target internasionalisasi berdasarkan turunan dari pihak universitas dan kementrian.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment