Hits: 38
Kiki Nabila Tusu
Kala tempat berpijak, bukan lagi tempat tuk menemukan lega
Tepat di ujung sana, tak ada yang kan menunggu kita sampai ke garis akhir
Semua berjalan, saat waktu tak berpihak
Kita pun tak kunjung dirasa berhak
Bolehkah aku sampaikan pada mereka, pada dunia
Bahwa aku, aku pun sendirian
Aku juga sama berdarahnya seperti mereka
Saat tiba sisi diriku yang begitu rapuh
Tak ada telinga yang sigap mendengar atas dasar keluh
Lalu apa peduli mereka, siapa yang kan peduli?
Jika tiap kali aku dipaksa buta pada lelah
Mereka begitu kejam, membiarkan masa kita habis ditelan waktu
Jika memang sudah, lalu apa?
Mengapa seperti tak ada hak atas hidup sendiri?
Atas setiap sakit yang tak ku bagi pada siapa pun?
Apa memang tak ada sedikit ruang tuk menatapku lebih, dari sekadar apa yang mereka butuhkan.
Jika saja kakiku mampu bersimpuh, bolehkah aku pertanyakan ini, Tuhan?
Bahwa mengapa ketidakadilan terus mendorongku semakin jauh
Hingga kata syukur pun tak bergema tenang di telingaku
Dan bila kata istirahat itu kan tiba
Apa masih ada masa itu?
Hanya aku, dan aku
Sekali lagi, hanya aku dengan semua mimpi-mimpiku

