Hits: 12

Patrycia Gloryanne Pasaribu

Pijar, Medan. Pasca meraih prestasi sebagai Juara 3 Nasional pada ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI 2025 di Universitas Tidar, Magelang, tim CekrekBox Universitas Sumatera Utara (USU) kini fokus memperkuat eksistensi bisnis mereka. Pencapaian tersebut tidak hanya dipandang sebagai akhir dari sebuah kompetisi, melainkan menjadi momentum untuk membuktikan keberlanjutan layanan mereka di industri kreatif.

Ketua Tim Cekrekbox, Daffa Rizki Hervindo, menyatakan bahwa kemenangan tersebut sangat memengaruhi arus masuknya klien baru. Sejauh ini, banyak klien potensial yang datang karena mengetahui rekam jejak prestasi mereka selama mengikuti kompetisi kewirausahaan tersebut. Hal ini dimanfaatkan tim untuk memperkuat identitas layanan jasa bilik foto (photo booth) mereka di mata publik.

Meski begitu, tantangan bagi sebuah tim pasca-kompetisi biasanya adalah menjaga konsistensi. Menanggapi hal tersebut, tim yang terdiri dari lima mahasiswa ini mulai melakukan langkah refleksi di awal tahun 2026. Proses ini dilakukan untuk mengevaluasi seluruh performa bisnis sepanjang tahun sebelumnya, baik dari sisi operasional maupun manajerial.

“Di awal tahun yang baru ini, kami melakukan refleksi ke satu tahun sebelumnya mengenai apa yang berjalan dengan baik dan apa yang tidak. Untuk mengembalikan semangat, kami menetapkan target tahunan baru yang relevan bagi CekrekBox di tahun 2026 ini,” ujarnya.

Agar tetap kompetitif di tengah industri photo booth, CekrekBox juga melakukan inovasi melalui diversifikasi produk dan jasa. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah menghadirkan layanan Moving Booth, di mana perangkat photo booth dapat dibawa berkeliling tempat acara oleh tim untuk menangkap momen interaksi tamu secara langsung.

Selain itu, mereka juga mulai menyediakan kustomisasi tema dan tren baru seperti High-Angle Photo Booth Rent sesuai dengan permintaan pasar. Langkah ini diambil guna memastikan layanan mereka tetap segar, agar memiliki nilai tambah dibandingkan kompetitor lainnya.

CekrekBox yang awalnya besar di lingkungan acara mahasiswa, kini mulai memperluas jangkauan pasarnya. Meski basis konsumen mahasiswa tetap dipertahankan, tim mereka mulai menyusun strategi untuk membuka segmen pasar yang lebih formal dan luas.

“Untuk saat ini, kami ingin mempertahankan perkembangan di pasar mahasiswa, tetapi juga perlahan fokus mengembangkan strategi di pasar korporat, lalu menyusul ke layanan pernikahan ke depannya,” tambah Daffa.

Melalui perjalanan panjang yang dimulai dari berbagai program USU, kewirausahaan, hingga pendanaan  Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), CekrekBox berupaya membuktikan bahwa inovasi mahasiswa mampu tumbuh menjadi unit bisnis yang profesional dan mandiri, sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment