Hits: 28

Ruth Syahputri Situmorang

Pijar, Medan. Jelajah Kuliner Indonesia (JKI) 2025 kembali digelar di Lapangan Benteng Medan dan menjadi ruang strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner untuk dapat naik kelas serta memperluas jejaring usaha. Acara ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dimulai pada tanggal 14 hingga 16 November 2025 yang menghadirkan 80 penyewa (tenant) hasil binaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatra Utara.

Project Manager JKI 2025, Muhammad Abdullah Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sebelumnya bernama “Jelajah Kuliner Nusantara”. Tahun ini, penyelenggaraan diperkuat oleh kolaborasi berbagai BUMN, seperti BP BUMN, Danantara, BRI, PTPN, dan KAI.

“Konsepnya untuk mendukung UMKM agar naik kelas. Semua tenant di sini free dan merupakan mitra binaan penyelenggara,” ujarnya.

Abdullah juga mengungkapkan, bahwa terdapat sebanyak lebih dari 300 UMKM mendaftar untuk mengikuti acara, tetapi hanya 80 yang lolos kurasi. Proses ini dilakukan untuk memastikan kualitas produk layak jual dan sesuai standar pengembangan UMKM. Proses kurasi yang cukup ketat dan memakan proses yang cukup lama agar membuat pembeli dan pengunjung tidak kecewa.

“[Produk kuliner] yang masuk adalah UMKM yang sudah siap bertemu pasar dengan kualitas terbaik,” tambahnya.

Dalam memeriahkan acara, JKI juga menampilkan stand up comedy dari Joel Purba. Selain itu, terdapat penampilan dari penyanyi lokal, yaitu Osen Hutasoit serta beberapa band lokal, cooking class oleh chef Adi,  olahraga  pound fit, dan banyak kegiatan dan penampilan menarik lainnya.

JKI 2025 Jadi Panggung UMKM Kuliner untuk Naik Kelas di Medan - www.mediapijar.com
Sesi cooking class dengan Chef Lord Adi
(Fotografer: Ruth Syahputri Situmorang)

Pada pelaksanaannya, antusiasme masyarakat dan pelaku usaha dinilai semakin besar dibanding tahun sebelumnya. Lokasi yang lebih strategis di pusat kota turut menjadi faktor meningkatnya pengunjung.

Mula, selaku Public Relation (PR) JKI 2025, menegaskan bahwa Medan dipilih kembali karena respons positif masyarakat.

Crowd di Medan itu salah satu yang terbaik. Kami ingin potensi lokal di Sumut tidak hanya dikenal sebagai produk lokal, tetapi menjadi produk nasional bahkan global,” tuturnya.

Tidak hanya UMKM, para pengunjung juga merasakan manfaat dari acara ini. Aulia, mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), mengaku datang setelah melihat informasi di TikTok dan ingin menonton penampilan penyanyi lokal. Ia juga telah mencoba beberapa menu UMKM dan merasa puas.

“Dimsumnya paling enak. Harganya standar dan fasilitasnya cukup baik, hanya tempat duduk yang sebaiknya ditambah,” katanya.

Sebagai penutup, Mula dan Rahman, mengungkapkan harapannya agar acara ini menjadi dorongan nyata agar konsumen dapat terus mendukung UMKM setelah acara JKI berakhir di Kota Medan.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment