Hits: 56
Kelly Kidman Salim
Pijar, Medan. Hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (PKKMB FT USU) kembali diramaikan oleh para mahasiswa baru (maba) yang memasuki tahun ajaran baru.
Keberlangsungan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) FT USU dilakukan dengan dua kelompok kepanitiaan, yaitu kepanitiaan oleh dosen, dan kepanitiaan oleh mahasiswa. Di mana seluruh kegiatan akan ditanggungjawabi bersama oleh kedua pihak untuk menjaga ketertiban acara yang akan dilaksanakan hingga tiga hari ke depan.
Selama PKKMB, para maba dibimbing untuk mempersiapkan diri memasuki dunia perkuliahan. Mulai dari pemberian materi, hingga pembentukan karakter dengan cara yang berbeda-beda setiap fakultas. Salah satunya adalah gaya ospek FT USU yang biasanya dikenal tegas.
Faisal Habib, selaku Ketua Panitia Mahasiswa, mengaku setuju bahwa FT USU memiliki tradisi PKKMB yang paling tegas untuk membentuk karakter para maba.
“Saya setuju kalau dibilang ospek kami paling tegas di antara fakultas lain, karena kami mau menanamkan sikap mandiri kepada para maba, dan ketahanan mentalnya untuk menghadapi perkuliahan. Intinya kami tegas, tetapi tidak melakukan kekerasan,” ungkapnya.
Faisal menjelaskan, bahwa mereka berusaha mewariskan nilai-nilai solidaritas dan sikap keterikatan (bonding) di balik ketegasan yang dilakukan. Ia juga menekankan, sikap keras yang mereka tunjukkan tidak melibatkan kekerasan fisik, dan sudah terlebih dahulu diketahui oleh para tenaga didik.
Untuk memastikan agar para maba tidak menyalahartikan ketegasan mereka, Faisal mengungkapkan bahwa setiap rekan panitia harus bersikap profesional dalam menjalankan tugas masing-masing, dan tidak melebih-lebihkan tindakan mereka. Dengan begitu, maka tujuan dari PKKMB yang mereka lakukan juga akan tercapai dengan baik.
Tradisi tegasnya gaya ospek FT USU akan tetap diteruskan kepada para maba, sebagai upaya untuk membina kesiapan mereka untuk menjadi bagian dari FT, dan mewujudkan slogan “Teknik Bersatu” lewat pembentukan kepribadian mahasiswa FT yang lebih kompak.
Sebagai penutup, Faisal menyatakan harapannya untuk para maba FT USU 2025.
“Semoga semuanya bisa betah berkuliah di fakultas ini, lulus tepat waktu, dan bisa menjadi orang yang membanggakan orang tua mereka,” tutupnya.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

