Hits: 57
Azka Luthfiah Khalda
Pijar, Medan. Di balik gemerlap podium dan medali yang dibawa pulang dari ajang Indonesia Malaysia Thailand-Growth Triangle (IMT-GT) Varsity Carnival 2024, terdapat cerita yang inspiratif oleh seorang mahasiswa yang bernama Louis Claudio. Ia merupakan mahasiswa program studi Teknologi Informasi angkatan 2023 Universitas Sumatera Utara (USU).
Louis Claudio bukan hanya dikenal sebagai akademisi muda yang berprestasi, tetapi Louis juga merupakan atlet bulu tangkis berbakat yang telah mengukir jejak gemilang di berbagai level kompetisi sejak usia dini.
Kecintaan Louis terhadap bulu tangkis bermula sejak masa kanak-kanaknya. Bukan dari pelatihan elit atau sekolah olahraga, melainkan dari kebiasaan sederhana. Louis sering menemani ayahnya bermain bulu tangkis di Gelanggang Olahraga (GOR) yang merupakan salah satu hobi sang ayah.
“Sejak kecil, ayah saya memiliki hobi bermain bulu tangkis. Saat itu, saya sering diajaknya ke GOR bulu tangkis tempat ayah saya bermain. Saya biasa menonton mereka bermain bulu tangkis dan terkadang ikut bermain-main,” ujarnya.
Ketertarikan mengenai olahraga bulu tangkis, berlanjut saat Louis mengikuti ekstrakurikuler di sekolah dasar (SD) dan akhirnya bergabung ke dalam klub bulu tangkis saat sekolah menengah pertama (SMP). Louis mulai aktif bertanding, bahkan meraih juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten saat kelas 1 SMP.
Namun, setahun setelah kemenangan tersebut, Louis harus menerima kekecewaan dan merasa dicurangi karena hanya meraih posisi kedua di O2SN tingkat kabupaten. Pada saat itu semangatnya hampir padam karena perasaan kecewa tersebut, ditambah lagi ia sempat terpaksa untuk berhenti latihan dan mengistirahatkan rasa semangatnya sejenak karena meluasnya pandemi Covid-19.
Memasuki dunia perkuliahan, Louis melihat peluang untuk kembali menyalakan api semangat yang sempat padam. Akhirnya ia bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bulu Tangkis USU dan kembali menekuni kemampuannya di lapangan.
Salah satu tantangan yang dihadapi Louis dalam menjadi atlet untuk persiapan menuju IMG-GT Varsity Carnival 2024, yaitu mencari cara dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan. Namun, Louis berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan cara memprioritaskan tugas kuliah terlebih dahulu dan datang latihan meski terlambat, ataupun memanfaatkan waktu luang ketika di tempat latihan untuk mengerjakan tugas atau diskusi kuliah.
“Tantangan terbesarnya itu ada di time management. Terkadang, ada kelas yang jadwalnya bentrok dengan jadwal latihan UKM ataupun tugas-tugas yang menyebabkan saya absen dari latihan. Tantangan lainnya, saya sulit manage waktu untuk bisa latihan fisik,” ucapnya.

(Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi Louis Claudio)
Hari pertandingan telah berlalu, dan pengalaman Louis di ajang IMG-GT Varsity Carnival 2024 begitu berkesan. Louis berkesempatan berkenalan dengan perwakilan USU dan universitas lainnya, termasuk dari Thailand dan Malaysia. Selain itu, Louis berhasil meraih medali perunggu dalam cabang olahraga Bulu Tangkis, kategori Mixed Team.
Keberhasilannya adalah pencapaian yang paling membanggakan dan berharga baginya karena telah mencapai level internasional. Louis merasa beruntung bisa jalan-jalan ke luar negeri tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun. Secara keseluruhan, Louis merasakan pengalaman yang seru dan tidak terduga, serta merasa pantas meraih pencapaian ini. Meskipun ia harus menghadapi berbagai tantangan untuk mencapai keberhasilan tersebut.
Sebagai seorang mahasiswa yang telah meraih prestasi di luar akademik, Louis berbagi pesan bagi rekan-rekan yang ingin mengikuti jejaknya.
“Pesan saya untuk mahasiswa lain yang ingin berprestasi di luar akademik adalah jangan menyerah. Terus ikuti latihan rutin dan jangan takut untuk ikut pertandingan. Kalah atau menang itu hal biasa, tetapi pengalaman yang didapat sangat berharga. Sering mengikuti pertandingan juga dapat menguatkan mental untuk pertandingan berikutnya. Selain itu, jangan sampai terlalu fokus pada kegiatan non-akademik hingga meninggalkan kuliah,” pesannya.
(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

