Hits: 42

Fanny Novitadewi

Pijar, Medan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) akhir-akhir ini menunjukkan adanya upaya peningkatan fasilitas ramah disabilitas. Hal ini memicu pertanyaan apa urgensi daripada hal tersebut dilakukan.

Tidak hanya FISIP USU yang melakukan renovasi peningkatan fasilitas tersebut Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), dan beberapa fakultas lainnya pun turut melakukan hal yang sama. Hal tersebut telah dinyatakan oleh Yovita yang merupakan salah satu dosen program studi Ilmu Komunikasi FISIP USU, peningkatan kualitas fasilitas yang ramah disabilitas memang bagian untuk akreditasi internasional.

“Ya, salah satu item penilaian itu sendiri kita memberikan kesempatan kepada semua orang untuk bisa terutama untuk orang-oramg yang terpinggirkan seperti masyarakat difabel, setidaknya jalan itu harus yang tidak ada space nya agar kursi roda mudah untuk didorong,“ ujarnya.

Upaya Peningkatan Fasilitas Ramah Disabilitas FISIP USU - www.mediapijar.com
Tampak sudut FISIP USU yang telah direnovasi sebagai fasilitas ramah disabilitas.
(Fotografer: Fanny Novitadewi)

Renovasi yang akan dilakukan merupakan upaya USU dalam meraih akreditasi internasional dan akan dilakukan secara bertahap. Bahkan sebenarnya jalan itu juga harus ada yang untuk penyandang tunanetra, dan hal ini memang masih dalam proses pembuatan,” tambah Yovita.

Tidak hanya sebatas fasilitas jalan yang diubah. Namun, para pihak terkait juga turut mengusung untuk peningkatkan kualitas fasilitas lainnya, kita juga sudah memberikan masukan seperti membenahi fasilitas lain seperti toilet karena sanitasi juga sangat penting untuk mahasiswa. Mudah-mudahan tahun depan akan dianggarkan lagi oleh pihak fakultas,” ucap Yovita.

Nadya Elizabeth, mahasiswi FISIP USU sekaligus mahasiswa yang menjadi perwakilan dalam proses penilaian akreditasi menyampaikan harapannya agar FISIP dapat terus meningkatkan kualitas. Bukan hanya sebagai persiapan dalam meraih akreditasi semata, namun benar-benar diterapkan dengan sebenarnya agar menjadi perguruan tinggi yang pantas dalam menyandang akreditasi internasional.

“Semoga FISIP  memang benar-benar berbenah dan semakin meng-upgrade baik dari sisi fasilitas dan hal pendukung lainnya, agar nantinya setelah mendapat akreditasi internasional tidak hanya sebagai bahan validasi kampus tetapi memang benar diimplementasikan sehingga kita memang benar siap untuk menjadi kampus bertaraf internasional.” tuturnya.

(Redaktur Tulisan: Kelly Kidman Salim)

Leave a comment