Hits: 5

Yulia Kezia Maharani

 

Di kursi empuk, dia menata berita

Di bawah langit ditemani derita

Sekejap melambai di tengah kerumunan

Seruput kopi mengisi langkahnya

Bersama sang waktu, ia menari-nari

Bersama sang angin, berbagi cerita sejati

Mendengar isu, menggali informasi

Jejaknya terukir, di antara kota yang terjaga

Dalam lirik harapan, dia menemukan nyanyian

Dalam syair keadilan, dia mencari warna

Tak pernah lupa panggilan kemanusiaan

Kabarkan kebenaran tanpa pamrih atau ketakutan

Tak ada kata jurnalis, namun kisah hidup terpahat jelas

Penerang dalam kegelapan, sang pahlawan

Leave a comment