Hits: 22
Nabila
Pijar, Medan. Sebelum melakukan aktivitas, pada umumnya kita sarapan terlebih dahulu untuk mengisi energi. Melansir dari situs web EMC Healthcare, penelitian menunjukkan bahwa sarapan dapat memenuhi 25—30% kebutuhan nutrisi harian.
Lebih lanjut, sarapan pagi juga memiliki pengaruh besar pada kesehatan pencernaan dan kinerja otak. Namun, masih banyak saja orang yang sering mengabaikan sarapan pagi karena bermacam alasan, salah satunya karena terburu-buru sehingga tidak sempat untuk memasak menu sarapan.
Menu sarapan yang mudah dibuat dan menjadi andalan banyak orang biasanya ada nasi goreng dan oatmeal. Nasi goreng hingga saat ini masih menjadi menu favorit bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Nasi goreng berasal dari negara Cina, yang dikenal dengan hanzi.
Dikutip dari buku Hidangan Lezat: Aneka Nasi Goreng, makanan tersebut sudah ada sejak 4000 SM dan menjadi makanan tradisional Tionghoa. Hal ini bermula dari kebiasaan warga Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan yang sudah dingin dan memegang keyakinan tidak boleh membuang sisa makanan.
Akhirnya, nasi yang sudah dingin akan digoreng lagi dengan tambahan bumbu serta bahan pelengkap lainnya. Biasanya akan ada topping mulai dari sosis, smoked beef, ayam, udang, telur, dan sayur mayur.
Menu praktis andalan selanjutnya ialah oatmeal yang dikenal enak dan sehat. Selain dijadikan menu sarapan, oatmeal sering juga diolah menjadi puding atau dicampur yoghurt untuk makan malam yang enak dan sehat.
Terkenal karena manfaatnya, oatmeal merupakan makanan yang tinggi serat dan mengandung banyak nutrisi penting, mulai dari karbohidrat, protein, air, lemak total, kalium, magnesium, hingga natrium. Oatmeal bukan terbuat dari gandum dan berbeda dengan gandum pada umumnya. Oatmeal adalah makanan yang terbuat dari oat atau dikenal dengan harver, sejenis tanaman serealia yang kemudian diolah dalam bentuk utuh untuk mempertahankan serat dan kulit arinya.
Adapun menu sarapan baru yang menjadi andalan saat ini yaitu nasi goreng oatmeal. Nasi goreng oatmeal adalah variasi dari nasi goreng tradisional yang menggunakan oatmeal sebagai pengganti nasi. Ini merupakan pilihan yang lebih sehat karena oatmeal kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Melansir dari hellosehat.com, oatmeal juga memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi, sehingga lebih baik untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Untuk membuat nasi goreng oatmeal, pertama-tama oatmeal perlu dimasak atau direndam sesuai petunjuk kemasan hingga teksturnya cukup lembut. Setelah itu, bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai diiris tipis lalu ditumis dengan sedikit minyak hingga harum. Dapat juga membubuhkan topping seperti telur yang diorak-arik, kemudian masukkan sayuran seperti wortel, kacang polong, atau paprika.
Setelah sayuran setengah matang, campurkan dengan oatmeal yang sudah dimasak, aduk hingga merata dengan bumbu dan sayuran. Beri kecap manis, kecap asin, saus tiram, dan sedikit garam serta merica sesuai selera. Untuk meningkatkan cita rasa, bisa ditambahkan juga potongan daging ayam, udang, atau tahu.
Nasi goreng oatmeal bisa disajikan dengan taburan bawang goreng, irisan mentimun, dan tomat untuk menambah kesegaran. Aaar, kerupuk, atau sambal juga bisa dijadikan sebagai pelengkap.
Manfaat dari nasi goreng oatmeal adalah kandungan gizinya yang sangat baik. Serat dari oatmeal membantu pencernaan dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Kandungan protein dari telur dan daging atau tahu menambah nilai gizi, sedangkan sayuran menambah vitamin dan mineral penting. Nasi goreng oatmeal adalah alternatif lezat dan sehat untuk mereka yang ingin menikmati rasa nasi goreng klasik dengan manfaat kesehatan yang lebih baik.
(Redaktur Tulisan: Hana Anggie)

