Hits: 11

Theodora Stephanie Laowo

Pijar, Medan. Kota Medan dikenal dengan kuliner khasnya yang beragam. Kini, kota ini menghadirkan kreasi baru yang unik dan menggugah rasa penasaran, kopi pasir namanya.

Awalnya, kopi pasir terkenal sebagai minuman tradisional dari Turki dan memiliki popularitas di Berastagi. Namun, inovasi para pecinta kopi di Medan telah membawa sajian ini ke ibu kota Sumatra Utara, menggabungkan bahan-bahan lokal berkualitas tinggi dengan teknik memasak yang autentik dan berpengalaman.

Kunci utama dari kopi pasir Medan terletak pada pemilihan bahan-bahan berkualitas tinggi. Kopi yang digunakan adalah arabika Gayo asli dari Aceh Tengah, terkenal dengan cita rasa yang kaya dan aroma yang memikat.

Sebagai salah satu jenis kopi terbaik di dunia, arabika Gayo memberikan fondasi rasa yang istimewa untuk kopi pasir Medan. Kualitas biji kopi yang dihasilkan dari dataran tinggi Aceh Tengah memberikan kedalaman dan kompleksitas rasa yang sulit disaingi oleh kopi lainnya.

Selain biji kopi berkualitas, pasir yang digunakan dalam pembuatan kopi pasir juga diperlakukan dengan sangat hati-hati. Pasir berasal dari bebatuan di bukit, kemudian dihaluskan menggunakan mesin khusus hingga mencapai tekstur yang tepat. Proses penghalusan ini melibatkan pencucian hingga lima kali untuk memastikan kebersihan pasir. Pasir kemudian dijemur hingga benar-benar kering di bawah sinar matahari untuk menjaga kualitas yang optimal.

Sensasi Rasa dan Aroma yang Menggoda melalui Kopi Pasir Medan - www.mediapijar.com
Proses pembuatan Kopi Pasir
(Fotografer: Theodora Stephanie Laowo)

Pasir yang telah kering dipanaskan selama 20 menit sebelum digunakan. Pasir yang dipanaskan ini bertindak sebagai medium memasak kopi yang sangat efektif. Setelah siap, pasir ini mampu menjaga suhu yang konsisten dan memberikan pemanasan yang merata pada kopi, memungkinkan pembuatan kopi yang lebih kaya rasa dan aroma.

Salah satu daya tarik utama dari kopi pasir adalah teknik memasak tradisional yang digunakan. Teknik ibrik, yang telah dikenal sejak zaman dulu, melibatkan penggunaan wadah kecil yang dikenal sebagai ibrik atau cezve untuk memasak kopi di atas pasir yang dipanaskan. Metode ini memerlukan ketelitian dan keterampilan tinggi, serta barista yang dapat mengendalikan suhu dan waktu memasak dengan presisi.

Proses memasak kopi dimulai dengan menuangkan kopi ke dalam ibrik bersama gula dan air. Ibrik kemudian ditempatkan di atas pasir yang telah dipanaskan. Barista secara perlahan memanaskan kopi, memperhatikan perubahan warna dan aroma yang dikeluarkan oleh kopi. Proses ini memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan metode modern, tetapi menghasilkan kopi dengan rasa dan aroma yang lebih intens.

Salah satu aspek menarik dari kopi pasir adalah cara membuatnya yang dapat dipelajari oleh siapa saja, bahkan oleh orang awam. Meskipun teknik ibrik membutuhkan latihan dan presisi, banyak orang dapat belajar membuat kopi pasir dengan bantuan referensi online, seperti video tutorial di YouTube. Media tersebut menyediakan beragam video yang mengajarkan teknik membuat kopi pasir dengan detail, mulai dari persiapan bahan hingga metode memasak.

Membuat kopi pasir di rumah bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan kreatif. Orang awam dapat mempelajari cara membuat kopi pasir dengan mengikuti tutorial di YouTube dan mencobanya di rumah. Dengan latihan dan ketelitian, siapa pun dapat menguasai teknik ini dan menikmati secangkir kopi pasir yang nikmat.

Cita rasa kopi pasir memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan kopi yang diolah dengan mesin modern. Rasanya lebih pekat, dengan nuansa manis dari susu yang berpadu dengan kekayaan kopi arabika Gayo.

Sensasi rasa dan aroma yang dihasilkan dari metode memasak tradisional ini sangat menggugah. Rasa kopi susu yang dihasilkan lebih pekat dengan nuansa terbakar, menghasilkan ketajaman rasa yang sulit ditemukan di tempat lain..

Menikmati secangkir kopi pasir di Medan bukan sekadar tentang minum kopi, tetapi juga tentang merasakan sebuah tradisi yang dihidupkan kembali dengan sentuhan modern. Proses pembuatan yang melibatkan panas dari pasir memberikan sensasi unik saat menikmati secangkir kopi. Rasanya yang kaya dan aromanya yang menggoda membuat kopi pasir menjadi minuman yang patut dicoba oleh siapa pun yang ingin merasakan pengalaman kopi yang berbeda.

Bagi para penikmat kopi, secangkir kopi pasir di Medan adalah kesempatan untuk menjelajahi dunia rasa dan aroma yang tak terduga. Keunikan dari bahan-bahan lokal berkualitas tinggi, teknik memasak tradisional, dan sensasi rasa yang mendalam membuatnya menjadi sajian yang tidak boleh dilewatkan saat berada di Kota Medan.

Jadi, saat Anda mengunjungi Medan, pastikan mencoba secangkir kopi pasir untuk pengalaman rasa yang tak terlupakan!

(Redaktur Tulisan: Hana Anggie)

Leave a comment