Suci Say’sah / Jenni Sihombing

Pijar, Medan. “Kalau kita dapat mendengarkan feedback, lalu memilah dan mengaplikasikannya dengan efektif, hal ini akan sangat menyimpan waktu dan energi kita untuk sebenarnya dapat berkembang. Sebab pengetahuan adalah kekuatan,” ungkap Asrini Suhita, pembicara dalam webinar bertajuk “Feedback as a Key to Lifetime Learning Giving and Receiving Feedback” yang diselenggarakan oleh Myedusolve Indonesia, Sabtu (4/12/21).

Webinar itu mengundang Asrini Suhita seorang Works Women, Model dan Mentor Women Works Indonesia selaku pembicara dalam webinar kali ini.

Dalam pemaparannya Asrini menjelaskan tiga poin penting mengenai feedback, yakni  mengapa umpan balik itu penting, bagaimana cara menanggapi umpan balik, dan cara menyampaikan umpan balik yang benar.

“Memberikan feedback membuat orang itu merasa diperhatikan. Hal tersebut berpengaruh kepada orang untuk menjadi produktif dan lebih maksimal dalam pekerjaan ataupun belajarnya,” ungkap Asrini.

Ia juga menambahkan apabila seseorang dapat menanggapi umpan balik dengan baik, hal tersebut juga dapat membuat orang itu akan berkembang. Ia juga menjelaskan bahwa dalam ketika menyampaikan feedback ke seseorang, harus dengan bahasa yang sopan.

“Gunakan kata dan kalimat yang baik, tetapi tidak perlu dipertanyakan lagi,” ucap Asrini.

Menurut Asrini, saat menerima feedback, seseorang harus berusaha mendengar dengan pikiran untuk mengerti dan bertumbuh.

“Dengarkan untuk memahami dan tumbuh,” jelas Asrini.

Terakhir, Asrini mengungkapkan saat memberikan feedback, seseorang harus memposisikan dirinya sebagai penerima dan memikirkan feedback yang diberikan merupakan hal yang baik atau tidak. Menurutnya, saat memberikan feedback yang baik maka orang tersebut juga akan menerima feedback yang baik.

“Kalau mau dapat feedback yang bagus, kita juga harus belajar memberikan feedback yang bagus ke orang lain. Apa yang kita kasih ke orang lain itu akan balik lagi ke kita,” tutup Asrini.

(Redaktur Tulisan: Rassya Priyandira)

Leave a comment