Hits: 135

Margaretha Friska Elfrida Silaen / Rahmat Harun Harahap

Pijar, Medan. Untuk memeriahkan Hari Kesehatan Mental Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober lalu, Self Talk Project sebagai komunitas yang bergerak di bidang konseling psikologi mengadakan webinar bertajuk “To Be or Not To Be Your Authentic Self.” Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting pada Minggu (17/10/21) pukul 10.00-11.45 WIB.

Dipandu oleh Anisya Amanda selaku moderator, acara ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Ada Indah Ayu Kurniasih selaku Psikolog yang tergabung dalam Associate Psychologist Deep Talk Project dan Rona Anggreani seorang public figure yang dikenal sebagai salah satu member JKT 48.

Pemaparan materi oleh Indah Ayu Kurniasih dalam webinar To Be or Not To Be Your Authentic Self melalui Zoom Meeting (17/10/21). (Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi)

Untuk lebih mengetahui tentang apa itu autenthic self, acara dibuka dengan pemaparan materi dari Indah Ayu. Dalam penjelasannya, autenthic self erat kaitannya dengan self awareness yaitu kesadaran untuk lebih mengenal diri sendiri dan meningkatkan rasa percaya diri untuk mengembangkan potensi positif yang dimiliki.

Selanjutnya, Indah juga menjelaskan untuk menjadi authentic ada tiga hal yang harus dipenuhi antara lain, know your self, own your self, dan be your self. Indah mengatakan langkah pertama dan yang paling penting adalah know your self, kenali siapa diri dengan cara mencoba untuk jujur terhadap diri kita sendiri. “Langkah pertama yang sangat penting adalah jujur sama diri sendiri. Kita harus bisa jujur sama diri kita seperti kalo kita itu lagi sedih, ya kita harus jujur kalau kita memang lagi sedih,” tegas Indah.

“Ya betul, karna kalau kita gak jujur sama diri kita, yang ada nanti masalah itu akan menumpuk lalu lama kelamaan kalo sudah gak tahan bisa meledak tiba-tiba dan itu akan sangat merugikan diri kita dan juga mungkin orang di sekitar kita,” tambah Rona Anggreani.

Pada proses tahapan selanjutnya yaitu own your self, dapat dilakukan dengan memiliki rasa tanggung jawab atas pilihan sendiri serta mampu untuk memaafkan diri sendiri dari kesalahan masa lalu dan belajar dari pengalaman tersebut. Terakhir be your self, merupakan proses penerimaan diri sendiri serta memiliki motivasi untuk pengembangan diri.

Narasumber selanjutnya Rona Anggreani membagikan pengalamannya sebagai seorang public figure yang mana ia diharuskan untuk menjaga image di depan publik. Sebagai seseorang yang tidak bisa dengan mudah menampilkan kesedihan atau rasa lain yang ingin diluapkan, Rona menjelaskan bagaimana pada akhirnya dapat menemukan tempat dan lingkungan di mana ia bisa meluapkan perasaannya. Ia pun dapat menjadi diri sendiri tanpa harus merubah diri untuk disukai orang lain.

Acara kemudian ditutup usai sesi tanya jawab dan diakhiri dengan foto bersama yang dipandu oleh moderator.

(Redaktur Tulisan: Tasya Azzahra)

Leave a comment