WWE, Palsu Tapi Favorit Banyak Orang

sumber foto : ww.wwe.com

Evan Sianturi / Samuel Sinurat

“Don’t try this at home!”

Pijar, Medan. Siapa sih yang tidak tahu tentang sebuah acara gulat bebas yang tayangannya sudah tersebar luas di banyak negara? World Wrestling Entertainment, Inc namanya, biasa juga disebut WWE.

WWE adalah sebuah perusahaan gulat yang berbasis di Amerika Serikat yang bergerak di industri hiburan. WWE sendiri dikelola oleh Vince McMahon selaku pemilik serta ketua perusahaan, dan istrinya Linda McMahon yang memegang jabatan sebagai CEO dari WWE itu sendiri. WWE juga dikenal sebagai wrestling entertainment yang memiliki tiga acara TV utama yaitu WWE Raw, Smackdown, dan NXT. Meski ketiganya di bawah naungan WWE, namun ketiga acara ini memiliki juara serta sabuk yang berbeda liga seperti di liga RAW yaitu WWE World Heavyweight Champion dan world tag team RAW lalu di smackdown yaitu WWE Universal Championship dan world tag team Smackdown lalu NXT yaitu NXT Championship . Dan juara di setiap liga akan dipertemukan dalam event survivor series.

Para atlet yang ada di WWE merupakan pegulat-pegulat professional yang sudah di uji. Mungkin bukan semua atlet di WWE berlatar belakang sebagai pegulat, namun untuk masuk menjadi pegulat di WWE sendiri tentu telah di tes dengan keras baik psikis terlebih fisik setiap pegulat. Banyak nama-nama panggung pegulat yang menjadi idola tiap orang, sebut saja The Rock, Big Show Chris Jericho, The Undertaker, Kane, Triple H, Brock Lesnar, Rey Mysterio, Hulk Hogan, John Cena, Randy Orton, dan Roman Reigns, menjadi nama yang sering disebut sebagai para pegulat kuat.

WWE menawarkan konsep duel gulat bebas sebagai produk hiburan yang akan disajikan kepada penonton nantinya. Konsep gulat bebas disini sudah di atur atau di setting sedemikian rupa sehingga terlihat seperti pertarungan gulat asli. Sajian duel antara pegulat, membuat acara ini sangat disukai banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia. Pada awal masuknya acara ini ke Indonesia, langsung menjadi booming dan bahkan menjadi acara primadona bagi orang Indonesia pada saat itu.

Di kemas dalam sport entertainment, menampilkan berbagai pertarungan seru baku hantam antara para pegulat. Aksi saling pukul, saling banting sampai mendorong lawan keluar ring menjadi hal yang sangat biasa dalam setiap pertarungan yang disajikan di WWE. Para pemain pegulat bukan hanya dari pria saja tetapi wanita juga ikut menjadi pegulat lalu berpartisipasi didalamnya.

Penggunaan properti lain seperti tongkat kayu, meja, palu batu sampai kursi besi yang sudah di modifikasi menjadi hal sering dipertontonkan oleh pegulat demi membuat lawan mereka KO. Tak jarang di beberapa adegan yang membuat pegulat mengalami luka sampai bercucuran darah. Hal ini lah yang menjadi nilai dramatis di setiap pertarungan di WWE.

Banyak orang sadar jika yang mereka tonton disini adalah settingan dan bahkan mereka tahu akhir dari sebuah duel antara pegulat di WWE. Hal ini bisa terjadi karena semua sudah di setting dan alur ceritanya yang sudah bisa ditebak bagi penikmat setia WWE.

Daya magis yang sangat kuat dari acara ini membuat WWE seperti menarik penonton untuk terus mengikuti jalannya cerita sampai cerita yang baru muncul lagi. Persiapan yang matang di belakang panggung, hingga kerja sama antar pegulat yang membuat penonton merasa terhipnotis oleh sajian yang diberikan WWE. Ramainya penonton yang datang ke arena langsung membuat kita yang melihat melalui televisi di rumah ikut terbawa suasana dengan duel ditambah gemuruhnya penonton yang ada di lokasi.

Permainan di belakang panggung tertutupi oleh sajian yang diberikan WWE. Ini lah yang membuat acara WWE seperti RAW, NXT, dan smackdown masih sangat disukai banyak orang, walau mereka tahu itu semua sudah di setting.

(Editor: Muhammad Farhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *