Hits: 12

Frans Dicky Naibaho

Sunyi,

Tak ada tawa di warung-warung kopi,

Juga kisah cinta di pojok taman asri.

Hanya lampu jalan yang tetap mengabdi

Pada malam di kota yang Sunyi.

Lapang,

Bebas dari motor-motor yang lalu lalang,

Juga polusi yang melayang-layang.

Hanya beberapa yang lewat untuk pulang

Sambil mengarungi kota yang lapang.

Kota itu banyak berubah jika kau tahu!

Dulu bebas bertualang tanpa ragu.

Kini ada ramai saja langsung rusuh,

Kalang kabut mengusir ramai berganti teduh

Bukan aku tak senang seperti ini.

Aku menikmati kesendirianku di sini.

Tapi bukan seperti ini yang kunanti.

Ini terlalu sepi,

Sedih.

Leave a comment