Fatin Faiza Siregar

Pijar, Medan. Foto adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Karena dengan foto, kita dapat mengabadikan momen. Foto juga menjadi hal penting bagi beberapa pengusaha untuk memasarkan produk mereka. Namun di tengah wabah COVID-19, foto bersama fotografer menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.

Anjuran untuk #dirumahaja, membuat masyarakat sulit untuk bekarya. Ini juga merupakan kendala bagi para fotografer. Mata pencaharian utama mereka harus berhenti begitu saja. Tapi kreatifitas tidak akan berhenti dikarenakan keadaan. Hal Itu yang membuat virtual photoshoot akhirnya menjamur di kalangan para fotografer.

Virtual photoshoot merupakan kegiatan memotret melalui media. Pada saat melakukan sesi foto, fotografer dan model tidak harus bertemu. Sehingga peraturan pemerintah yaitu physical distancing dan #dirumahaja tetap bisa dilaksanakan. Kegiatan ini hanya memerlukan laptop, kamera, atau gawai. Hal terpenting dari virtual photoshoot adalah sinyal. Sinyal akan menjadi penentu apakah foto yang dihasilkan akan bagus atau tidak.

Indonesia sendiri mengenal virtual photoshoot diawali oleh penyanyi Raisa atau yang biasa dikenal dengan Mba Yaya. Mba Yaya yang lebih memilih di rumah aja, melakukan sesi foto bersama fotografer Michael Cools. Raisa yang cantik dan hasil foto yang apik mampu menarik perhatian para teman online. Setelah itu, beberapa fotografer mulai mencoba virtual photoshoot bersama orang-orang terdekat.

Salah satu hasil virtual photoshot dari clap.photograph (Sumber: www.instagram.com/clap.photograph)
Salah satu hasil virtual photoshot dari clap.photograph
(Sumber: www.instagram.com/clap.photograph)

Salah satu fotografer asal Jakarta, Donny, adalah satu dari sebagian orang yang masih berpikir ulang untuk melakukan sesi foto secara virtual. Ia yang terbiasa memotret foto outdoor, merasa kurang tertarik dengan virtual photoshoot. Namun keinginannya untuk memotret sudah tidak bisa dibendung lagi. Atas saran dari kekasih hati, ia pun terjun di dunia virtual photoshoot. Baginya, ia harus lebih banyak belajar agar adaptasi lancar.

Virtual photoshoot tidak hanya dapat dilakukan oleh fotografer saja. Kegiatan ini juga bisa dilakukan oleh semua orang bila perlengkapan yang dibutuhkan memadai. Selain untuk mengisi waktu luang, kegiatan ini juga dapat melatih skill dalam dunia fotografi.

Namun bagi sobat Pijar yang ingin mencoba virtual photoshoot harus memikirkan beberapa hal. Sebagai fotografer dalam memotret pada virtual photoshoot, harus bisa mengarahkan modelnya agar bergaya sesuai yang diinginkan. Ini cukup sulit bagi beberapa pihak bila tidak terbiasa. Selain itu, kesabaran menjadi poin penting dalam keberlangsungan foto. Fotografer dan model harus sama-sama paham tujuan dari foto tersebut sehingga hasil yang didapat akan maksimal.

Virtual photoshoot tidaklah sesederhana melakukan foto dengan orang lain saja, tapi lebih dari itu. Ketika melakukan foto secara virtual, fotografer dapat bertemu orang-orang baru. Kegiatan ini juga dapat menjadi ajang silaturahmi dan bercerita bersama orang terdekat. Melepas rindu dapat dilakukan dengan cara apapun, bukan?

(Redaktur Tulisan: Widya Tri Utami)

Leave a comment