Hits: 8

Talitha Nabilah/ Rere Reviansyah

Pijar,Medan. Lettering merupakan seni menggambar huruf atau kata yang dibuat semenarik mungkin digambar dengan tangan dan peralatan gambar seperti pensil, brush pen, drawing pen, dan lain-lain. Lettering juga dapat berupa kaligrafi dan typography.

Dalam rangka mengembangkan seni lettering, Komunitas Medan Menulis menyelenggarakan acara bertajuk “Serampang Dua Belas”, Minggu (10/12). Acara tersebut sekaligus merayakan hari jadi Komunitas Medan Menulis. Kegiatan ini bertujuan untuk menginformasikan bahwa di Medan memiliki komunitas yang bergerak di bidang lettering.

Kegiatan  diawali dengan Workshop Hand Lettering yang diaplikasikan ke totebag selama ±3 jam di Café d’Caldera. Dalam workshop ini kemudian dipilih tiga karya terbaik dari peserta workshop. Tidak hanya itu, acara ini berlanjut dengan pameran karya lettering dari anggota Komunitas Medan Menulis dan juga karya dari kalangan umum.

Hari selaku ketua panitia acara berharap, di hari jadi yang ke-2 tahun ini, Komunitas Medan Menulis dapat menjadi wadah bagi kalangan-kalangan yang ingin belajar ataupun yang sudah menguasai di bidang seni lettering. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dalam karya seni khususnya lettering.

Acara Ulang tahun Komunitas Medan Menulis yang ke-2 kali ini turut mengundang beberapa komunitas yang ada di Medan seperti; Komunitas Medan Guitar Jam, UncleKick dan Foda Medan. Kegiatan ini juga menampilkan hiburan berupa akustikan dan juga mengadakan Live Exhibition “Chalk on Blackboard” oleh anggota Komunitas Medan Menulis.

Live exhibition "chalk on the blackboard" dalam acara Serampang Dua Belas di d’Caldera Coffee (10/12). (Fotografer: Thalita Nabilah Ritonga)
Live exhibition “chalk on the blackboard” dalam acara Serampang Dua Belas di d’Caldera Coffee (10/12).
(Fotografer: Thalita Nabilah Ritonga)

Pada akhir acara, penyelenggara mengadakan sharing dengan komunitas-komunitas yang hadir dengan mengangkat tema, “Melalui komunitas, kita dapat menaikkan image dari kota Medan.”

Peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah di kota Medan. Mereka berasal dari kalangan siswa maupun mahasiswa. Ismail, salah satu peserta workshop menyatakan alasannya mengikuti workshop ini yaitu untuk menambah pengetahuan tentang seni lettering. Menurutnya kegiatan ini menarik, karena ada tambahan pembelajaran berupa melukis di totebag. “Acaranya bagus dan banyak ilmu yang bisa didapatkan,” tambah Ismail.

(Redaktur Tulisan: Viona Matullessya)

Leave a comment