Hits: 4

Laura Arya Wienanta

Pijar, Medan. Kamis (08/12) Serikat Petani Indonesia (SPI) bersama komunitas pecinta pangan lokal Sumatera Youth Food Movement (SYFM) mengajak mahasiswa untuk berkombur dengan Rio Dewanto dalam Gerakan Atas Kondisi Petani Indonesia. Kegiatan yang bertempatkan di Pendopo Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) ini mengusung tema “Pemuda untuk Kedaulatan Pangan”. Dengan pembicaraan mengenai perkembangan kasus konflik Agraria di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Terjadinya penggusuran lahan dan pemukiman warga atas perintah investor negara asing yang dilakukan oleh pihak aparat ini memang diwarnai kekerasan, sehingga menimbulkan luka dan trauma yang mendalam bagi masyarakat khususnya petani. Oleh karena itu, kasus penindasan tersebut akhirnya menjadi perhatian khusus bagi Komunitas SPI dan SYFM dalam memperjuangkan hak-hak petani.

Rio dewanto yang merupakan seorang publik figur tanah air awalnya mendengar konflik Agraria dari media sosial, ikut tergerak nuraninya untuk turut membela hak asasi para petani yang belum terpenuhi. Aktor kebanggaan Indonesia ini turun langsung ke Mekar Jaya, Langkat untuk mendukung perjuangan para petani. Dengan ketulusannya, ia menyatakan siap dan bersedia membantu memulihkan kondisi psikologis petani pasca bentrok kemarin. Ia juga akan ikut mengawasi kasus Mekar Jaya hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, Rio bersama komunitas SPI dan SYFM mengajak seluruh mahasiswa bersama-sama melakukan kegiatan untuk peduli terhadap persoalan petani dan memperjuangkan kedaulatan pangan. Mahasiswa harus mempunyai future goals dalam turut membudidayakan masyarakat untuk mengkonsumsi pangan lokal. Mahasiswa juga harus sadar untuk bersikap kritis, peka, dan bertanggung jawab terhadap kondisi bangsa dan negara.

Rio Dewanto, bersama Komunitas Pecinta Pangan Local Sumatera Youth Food Movement (SYFM) dalam kegiatan Pemuda untuk kedaulatan pangan, FISIP USU. Kamis (8/12).
Rio Dewanto, bersama Komunitas Pecinta Pangan Local Sumatera Youth Food Movement (SYFM) dalam kegiatan Pemuda untuk kedaulatan pangan, FISIP USU. Kamis (8/12).

Andry Anshari, mahasiswa Ilmu Politik Fisip USU selaku moderator menutup sesi kombur dengan kutipan dari Bung Karno, “aku bertanya kepadamu: rakyat Indonesia akan mengalami celaka, bencana, dan malapetaka dalam waktu yang dekat kalau soal makanan rakyat tidak segera dipecahkan, sedangkan soal persediaan makanan rakyat ini bagi kita adalah soal hidup atau mati…”

Hidup Mahasiswa…!! Hidup Petani…!!

Leave a comment