Foto : http://www.pxleyes.com/photography-pictures/mask/

Oleh : NADYA VRISTISSYA
(Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Departemen Ilmu Komunikasi)

Dia diam bukan bisu

Dia diam bukan tak mendengar

Dia diam bukan tak berarti tak melihat

Bukan berarti pula terpaku

 

Lembut terasa kasar

Kasar ternyata lembut

Mengerti rupanya tidak

Dan sungguh tak mengerti

 

Hujan pujian kejam mengarahnya

Tanpa tau mengapa dia diam

Silatan mata tertuju padanya

Mencaci maki hanya karena ia kusam

 

Dia tak selalu buruk

Diripun tak sadar bahwa topeng melekat

Dia tak selalu usang

Ternyata cermin tak dapat dibalik

Dia sedih meratapi

Menanti dewa-dewi mengerti

Dia ingin meyakini bahwa

Dia bukan sedang bertopeng

 

 

 

Leave a comment