Ungkap Gagak pada Sayapnya

Oleh : DEDY PANGGABEAN
(Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Departemen Ilmu Komunikasi)

 

Di gelap yang kau hadiahkan

Sang Gagak bermuram masam

Angin yang mungkin terlalu kencang

Sayap tuanya mulai melebur, dengan waktu

Mulai berpatahan

Tak muda lagi dia

 

Ucapkan sepenggal rindu kala kau muda dulu

Terlelaplah saudaraku, malam takkan mungkin kau abadikan di tiap hirup nafasmu

Aku hanya mau waktu yang dulu

Bukan hanya dihabiskan di penampungan

Penampungan untuk penjahat-penjahat

Untuk pembunuh-pembunuh, untuk yang membenci waktu, penikam waktu

 

Segala kesia-siaan yang kuhasilkan

Kukumpulkan di tepian liangku yang mulai kugali, sendiri

 

Maafkan aku sayapku

Lama aku tidak mencintaimu

Memakaimu hanya untuk menyiakan waktu

 

“Jangan bersedih, tiada yang patut di persalahkan Tuanku, hanya waktu yang tak pandai menempatkan diri,” ungkap sayap sembari menidurkan diri, mati.

 

Jakarta, 30 Juli 2012

Leave a comment